Ibu Yussi : Perayaan Natal Sebagai Ruang Perjumpaan Lintas Iman Yang Berfungsi Memperkuat Kerukunan Umat Beragama

Bogor,Kesbangnews.com  — Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bogor menggelar Perayaan Natal bersama Bupati Kabupaten Bogor dengan suasana khidmat, damai, dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, pada Sabtu, 24 Januari 2026, berjalan lancar dengan dukungan cuaca yang baik serta partisipasi lintas agama dan unsur pemerintahan.

Salah satu panitia acara ibu yussi Sitania Piri saat ditemui awak media di sela acara  menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian acara tanpa hambatan .

 

“Kami bersyukur karena cuaca mendukung dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Ini menjadi modal penting dalam menciptakan suasana Natal yang penuh sukacita, damai, dan kebersamaan,” katanya.

 

Perayaan Natal ini mengusung tema Kolose 3:14, “Dan di atas semua itu kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan”, dengan subtema merajut persatuan dalam keberagaman demi pembauran yang lestari berlandaskan Bhinneka Tunggal Ika.

Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi sosial masyarakat yang majemuk, khususnya di Kabupaten Bogor.

Menurut Ibu yussi kegiatan ini bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga ruang perjumpaan lintas iman yang berfungsi memperkuat kerukunan umat beragama. Sejumlah kajian sosial menunjukkan bahwa interaksi lintas komunitas secara terbuka dan setara mampu meningkatkan kepercayaan sosial serta menurunkan potensi konflik berbasis perbedaan identitas.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan di tahun-tahun mendatang. Masyarakat diharapkan semakin damai, rukun, dan bersatu sebagai sesama umat beragama dan warga bangsa,” lanjutnya.

Selain menekankan nilai toleransi dan persatuan, FPK Kabupaten Bogor juga menaruh perhatian pada aspek kepedulian kemanusiaan. Dalam momentum Natal tersebut, panitia turut melakukan penggalangan dana untuk membantu korban banjir di Sumatera.

“Di tengah sukacita Natal, kami juga ingin menumbuhkan rasa empati. Saudara-saudara kita di Sumatera sedang menghadapi bencana banjir, dan kami merasa terpanggil untuk berbagi serta peduli bersama,” terang ibu yussi

Ibu Yussi menilai bahwa solidaritas lintas agama dalam aksi kemanusiaan merupakan indikator penting keberhasilan pembauran kebangsaan. Ke depan, FPK berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memperkuat toleransi, tetapi juga memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat luas.

News Feed