MUNGKINKAH PEMERINTAH KITA SUDAH JADI ANTEK ASING?

Nasional28 views

 

Oleh: Saiful Huda Ems.

Indonesia telah resmi masuk dalam keanggotaan Board of Peace (Dewan Perdamaian) bentukan Presiden USA Donald Trump. Menurut berbagai sumber berita, Indonesia harus membayar sekitar 16 sampai 17 Triliun Rupiah untuk dapat menjadi anggota jangka panjangnya, meskipun Presiden Prabowo Subianto membantahnya. Mana yang benar, masih harus kita telusuri lebih lanjut.

Satu hal yang pasti dan tak terbantahkan, hasilnya yang didapat sementara ini, Presiden Prabowo Subianto meminta semua orang mengakui, menghormati dan menjamin keamanan Israel, untuk terciptanya perdamaian. Lucunya lagi Menlu RI Sugiono mengatakan, bahwa masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian, merupakan bukti bahwa Indonesia telah diakui oleh dunia internasional.

Saya langsung brebesmili (prihatin dan mengucapkan doa) setelah mendengar itu semua, kok bisa-bisanya pejabat-pejabat negara kita semakin terang-terangan pamer kebodohan. Kenapa saya katakan demikian? Karena pertama, Indonesia itu sejak merdeka selalu protes atau menentang keberadaan Israel yang dianggap menjajah rakyat Palestina.

Oleh sebab itu, sampai detik ini belum pernah diizinkan oleh Pemerintah RI, bagi Israel untuk membuka kantor diplomatik atau Kedutaan Besarnya di Indonesia. Ini merupakan pelajaran bagi Israel, untuk segera menghentikan penjajahannya atas Palestina.

Lalu jika kemudian Presiden Prabowo Subianto meminta semua orang untuk mengakui, menghormati dan menjamin keamanan Israel, itu artinya sama halnya Presiden Prabowo Subianto telah berkhianat pada amanat konstitusi kita, yang melawan dan ingin menghapuskan penjajahan di atas dunia, tak terkecuali Israel !.

Kedua, memangnya sejak kapan Indonesia tidak diakui oleh dunia internasional, sehingga Menlu Sugiono mengatakan dengan masuknya Indonesia ke Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump, berarti itu bukti Indonesia diakui oleh dunia internasional?

Please Pak Menlu, jangan terlalu bodoh menjadi menteri, itu malu-maluin !. Indonesia tanpa masuk di Dewan Perdamaian Internasional bentukan Donald Trump, juga sudah pasti tetap diakui oleh dunia internasional. Coba pelajari apakah semua negara ikut masuk dalam keanggotan Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump ini? Tidak bukan? Lalu apakah kemudian negara-negara itu tidak diakui oleh dunia internasional? Tidak juga !.

Ketiga, jika ini berita yang benar, valid, untuk apa Indonesia harus bayar 16-17 Triliun Rupiah untuk bisa masuk menjadi anggota Dewan Perdamaian bentukan Trump ini? Indonesia saat ini lagi susah uang dan sedang sibuk mencari hutang kemana-mana, untuk bisa memuluskan program MBG dll., yang sebelumnya mendapatkan anggaran ratusan triliun dari hasil mengurangi jatah program pendidikan dan kesehatan.

Terus untuk apa pemerintah mesti sok-sok’an mau masuk Dewan Perdamaian dengan membayar 1 Miliar US Dollar atau setara dengan 16-17 Triliun Rupiah? Apalagi jika dilihat dari langkah awalnya saja, Presidennya sudah meminta semua orang untuk mengakui, menghormati dan menjaga keamanan Israel? Maaf, sebagai rakyat saya sangat curiga, jangan-jangan pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini sudah menjadi antek asing ! Sapere aude !…(SHE).

25 Januari 2026.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Analis Politik.

News Feed