Umum30 views

Siapa Sangka? Pakar Minyak Kelas Dunia asal Pariaman Ini Pernah Hebohkan Kabinet. Simak Kisah Inspiratif Dr. Arcandra Tahar!

Nama Arcandra Tahar akan selalu tercatat dalam sejarah politik Indonesia dengan tinta yang unik. Bukan hanya karena ia adalah sosok jenius pemegang hak paten desain offshore di Amerika Serikat, tetapi juga karena perjalanannya yang dramatis sebagai menteri dengan masa jabatan tersingkat, sebelum akhirnya kembali menjadi motor penting di Kementerian ESDM.

Pria kelahiran 10 Oktober 1970 ini adalah representasi nyata dari putra terbaik bangsa yang rela “pulang kampung” demi membela kedaulatan energi nasional.

Pakar Dunia dari Kampus Ganesha
Langkah intelektual Arcandra dimulai dari jurusan Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah lulus, ia sempat menimba pengalaman di Andersen Consulting sebelum akhirnya terbang ke Amerika Serikat untuk mengejar gelar master dan doktor di Texas A&M University.

Di Negeri Paman Sam, Arcandra bukan sekadar pelajar. Ia menjelma menjadi konsultan kelas dunia bagi berbagai perusahaan internasional. Keahliannya dalam bidang struktur lepas pantai (offshore) diakui secara global, terbukti dengan sejumlah hak paten atas namanya yang terdaftar resmi di AS.

Di Balik Strategi “Onshore” Blok Masela
Salah satu kontribusi terbesarnya yang paling membekas adalah perannya di balik keputusan besar Presiden Joko Widodo terkait Blok Masela. Melalui analisis teknis dan kemampuan negosiasinya, Arcandra berhasil meyakinkan pemerintah untuk memilih skema eksplorasi di darat (onshore) ketimbang di laut (offshore). Langkah ini dinilai lebih memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal dan menjaga kedaulatan kendali Indonesia atas sumber daya alamnya.

Dinamika Politik: 20 Hari yang Bersejarah
Dunia sempat dikejutkan saat Arcandra dilantik menjadi Menteri ESDM menggantikan Sudirman Said pada 27 Juli 2016. Namun, jabatannya hanya bertahan selama 20 hari. Ia resmi diberhentikan pada 15 Agustus 2016 akibat polemik kewarganegaraan ganda yang muncul ke publik.

Meski menjadi menteri dengan masa kerja terpendek dalam sejarah Indonesia, integritas dan keahliannya tetap dibutuhkan negara. Setelah urusan administratifnya tuntas, pada 14 Oktober 2016, ia kembali ke kabinet untuk mengabdi sebagai Wakil Menteri ESDM, mendampingi Ignasius Jonan.

Duet Maut Jonan-Arcandra
Selama masa jabatannya sebagai Wamen (2016–2019), duet Jonan dan Arcandra dikenal sebagai kombinasi maut yang melakukan banyak gebrakan, mulai dari efisiensi biaya di sektor migas hingga percepatan divestasi saham Freeport.

Kisah Arcandra Tahar mengajarkan kita bahwa meski jalur pengabdian tak selalu mulus secara politik, kepakaran dan cinta pada tanah air akan selalu menemukan jalannya untuk berkontribusi.

Sumber: Wikipedia bahasa indoensia profil Arcandra Tahar

#ArcandraTahar #TokohInspiratif #PutraMinang #ESDM #InovasiIndonesia #Pariaman #KedaulatanEnergi #BeritaSumbar

News Feed