Daerah255 views

Seorang warga Cianjur mengunggah curhatan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait kondisi infrastruktur jalan di wilayahnya. Curhatan tersebut disampaikan melalui akun media sosialnya dengan menampilkan kondisi Jalan Cikidang, kawasan Leles, Kabupaten Cianjur, yang rusak.

 

Dalam unggahannya, ia menuliskan caption: “Assalamualaikum bapak @dedimulyadi71 curhat dongggg .. Nu bade apel ge janten aralimeun da jalana butut 😭”.

 

Melalui video yang diunggah, teteh @silvisisilya menceritakan bahwa kondisi jalan rusak itu sudah berlangsung lama dan belum tersentuh perbaikan sejak tahun 2020 hingga 2026.

 

“Assalamualaikum, Bapak… Pak Dedi. Aduh, pengen curhat nih sama Pak Dedi. Ya Allah ya Rabbi, nih ya, saya dari Cianjur nih, aduh, dari Cikidang, Leles. Dari dulu 2020 sampai sekarang 2026, dari pertama nikah sampai sekarang cerai, Pak. Ini Jalan Leles, Ya Allah ya Rabbi, bikin gegar otak Bapak,” ujar teteh tersebut, dikutip Cianjur Update Jumat 3 April 2026.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak membuat pengendara dan penumpang merasa tidak nyaman saat melintas, bahkan ketika menggunakan sepeda motor jenis NMAX.

 

“Jalannya meni awon kieu Bapak. Ini teh sekelas pakai motor NMAX ya. Pakai NMAX aja sudah gejedlugan, Bapak. Apalagi pakai motor Beat, Bapak. Ih, tambahnya.

 

Sementara itu, Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, langsung meninjau lokasi jalan di kawasan Leles, tepatnya di Jalan kawasan Kandang Sapi–Tanjung Sari, Kecamatan Karangtengah, pada Jumat, 3 April 2026.

 

Dalam peninjauan tersebut, ia menginstruksikan kepada instansi terkait agar segera melakukan perbaikan jalan.

 

“Pak Kadis, ini untuk yang di Karangtengah, Kandang Sapi, ada rehabilitasi jalan kan ya? Ini jalan direhabilitasi minggu depan. Tolong dibuat sodetan (jalan air) aja ini,” ujar Bupati Wahyu @dr.mohammadwahyu dikutip Cianjur Update.

 

Menurutnya, kerusakan jalan diduga disebabkan oleh penutupan saluran air oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga air menggenang dan merusak badan jalan.

 

“Ini kan sama developer yang tidak bertanggung jawab ditutup nih saluran airnya, terus ditinggikan. Jadi nanti kalau kita rehabilitasi, kita perbaiki jalannya, percuma kalau misalkan jalannya kerendam lagi, rusak lagi. Jadi dibuat sodetan ke selokan supaya tidak menggenang airnya,” jelasnya.

#cianjur #cianjurupdate

News Feed