Rivaldi Rusdi : Memperbanyak Aksi Nyata Masyarakat Saat ini Membutuhkan Kehadiran Pemuda yang Memberikan Solusi dan Kerja Nyata Ketimbang Sekadar Wacana.

Nasional, Sosial, Umum19 views

Jakarta, Kesbangnews. com— Dewan Pimpinan Wilayah Rembuk Pemuda Sulawesi Tenggara (Sultra) mendelegasikan sebanyak 16 orang peserta untuk hadir dan berpartisipasi dalam ajang Rembuk Nasional Pemuda Indonesia (RNPI) ke-3 yang diselenggarakan di Jakarta.

Koordinator Rembuk Pemuda Sulawesi Tenggara, Rivaldi Rusdi, menjelaskan bahwa kehadiran delegasi Sultra ini merupakan bagian dari komitmen organisasi yang telah dideklarasikan sejak 10 November 2024 lalu. Mengusung simbol serta filosofi “Berrembuk, Beraksi, dan Berdampak,” para pemuda Sultra didorong untuk terus bergerak melakukan hal-hal positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

​”Sebisa mungkin teman-teman Rembuk Pemuda yang ada di daerah bergerak untuk melakukan hal-hal positif, yang kemudian bagaimana itu bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ujar Rivaldi.

*Respon Positif Pemerintah Daerah*

Terkait sinergi dengan pemerintah daerah, Rivaldi bersyukur bahwa eksistensi Rembuk Pemuda di Sulawesi Tenggara direspons dengan sangat baik oleh pemerintah setempat. Bahkan, beberapa kepala daerah turut menduduki posisi sebagai dewan pembina dan penasihat organisasi.

Memasuki masa pasca-pelantikan ini, Sultra fokus merancang berbagai program kerja yang berorientasi pada kegiatan sosial. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat, khususnya dalam membantu meringankan beban masyarakat.

“Untuk Sultra khususnya, kita akan banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial. Karena sebagaimana arah dari pemerintahan hari ini, dalam hal ini Bapak Prabowo Subianto, untuk bagaimana bisa membantu rakyat,” tambahnya.

*Harapan untuk Pemuda Indonesia*

Di akhir keterangannya, Rivaldi berpesan kepada seluruh pemuda di Indonesia agar mengurangi perdebatan dan memperbanyak aksi nyata di lapangan. Menurutnya, masyarakat saat ini lebih membutuhkan kehadiran pemuda yang memberikan solusi dan kerja nyata ketimbang sekadar wacana.

​”Harapannya untuk pemuda di Indonesia, jangan terlalu banyak bicara tapi perbanyak aksi. Karena sekarang rakyat kita butuh aksi nyata,” pungkasnya.

(Den)

News Feed