Aliansi HAPI Gelar Aksi di Kemenag, Desak Sekjen Dicopot Usai Pernyataan Dinilai Menyudutkan Guru Madrasah

Nasional39 views

JAKARTA — Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Himpunan Aktivis Pemuda Indonesia (HAPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), sebagai bentuk protes atas pernyataan Sekretaris Jenderal Kemenag, Prof. Dr. Kamaruddin Amin, yang dinilai menyudutkan dan merugikan martabat guru madrasah di seluruh Indonesia.

Aksi tersebut merupakan respons atas pernyataan Sekjen Kemenag dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, yang menurut para aktivis HAPI telah menimbulkan kegaduhan serta mencederai kepercayaan publik, khususnya kalangan pendidik madrasah.

Koordinator Lapangan aksi, Ahmad, dalam orasinya menegaskan bahwa Prof. Kamaruddin Amin dinilai tidak cermat dan berulang kali melakukan kekeliruan dalam pengelolaan administrasi di lingkungan Kementerian Agama.

“Pernyataan yang disampaikan Sekjen Kemenag bukanlah kesalahan pertama. Pasca 2024, beliau tercatat telah beberapa kali melakukan blunder, bahkan pernah menerima surat teguran terkait ketidakdisiplinan sebagai aparatur sipil negara,” tegas Ahmad.

Ia juga menyoroti pernyataan Sekjen Kemenag yang menyebutkan bahwa pengangkatan guru madrasah dilakukan tanpa sepengetahuan Kemenag. Menurut HAPI, pernyataan tersebut bertentangan dengan regulasi yang berlaku.

“Secara aturan, pengangkatan guru madrasah dilakukan dengan sepengetahuan dan dalam koordinasi Kementerian Agama. Pernyataan tersebut jelas menyesatkan dan merendahkan profesi guru madrasah,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa yang dikawal oleh aparat kepolisian berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Dalam pernyataan sikapnya, HAPI menegaskan akan terus melakukan aksi demonstrasi lanjutan hingga tuntutan mereka dipenuhi.

Aliansi HAPI secara tegas mendesak pencopotan atau pengunduran diri Prof. Kamaruddin Amin dari jabatan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, demi menjaga marwah institusi, melindungi kehormatan guru madrasah, serta memulihkan kepercayaan publik terhadap Kemenag.

News Feed