ANRI Optimis Manajemen Talenta ASN Terealisasi Dengan Dukungan dan Pendampingan BKN*

Nasional29 views

 

Jakarta – Humas BKN, Terhadap pemaparan rencana pembangunan manajemen talenta di lingkup instansi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menilai manajemen talenta menentukan keberhasilan ANRI dalam mengelola arsip digital secara efektif, akuntabel, dan berkelanjutan. “Saya berharap implementasi manajemen talenta di ANRI bisa bergerak mewujudkan Arsip-arsip digital, dengan arsip digital kita akan banyak melakukan percepatan dalam tata kelola pemerintahan,” jelasnya dalam Rapat Ekspose Manajemen Talenta dari ANRI, Rabu (21/01/2026) di Kantor Pusat BKN RI, Jakarta.

Hal ini jelas Prof. Zudan merupakan fondasi penting dalam menyiapkan ASN yang memiliki kompetensi, potensi, dan kinerja unggul sesuai kebutuhan organisasi. BKN juga secara konsisten melakukan pendampingan kepada kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam penerapan manajemen talenta. Hingga saat ini, sebanyak 125 instansi telah mengimplementasikan manajemen talenta. “Melalui ekspose ini, kami berharap ANRI dapat segera menyusul instansi lain dengan memaksimalkan talenta-talenta terbaiknya,” ujar Prof. Zudan.

Dalam kesempatan ini, Kepala ANRI, Dr. Mego Pinandito, menyampaikan bahwa ekspose Manajemen Talenta merupakan momentum penting bagi ANRI dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan. Ia mengapresiasi penilaian dan masukan dari pimpinan BKN sebagai bahan penyempurnaan implementasi Manajemen Talenta di lingkungan ANRI. “Secara umum ekspose kami dinilai baik, meskipun masih terdapat sejumlah catatan yang perlu dilengkapi. Seluruh masukan dari pimpinan BKN akan segera kami tindak lanjuti agar manajemen talenta ANRI dapat sejajar dengan kementerian dan lembaga yang lebih dulu menerapkannya,” ungkapnya.

Sependapat dengan Kepala BKN, Dr. Mego Pinandito, mengungkapkan bahwa manajemen talenta diarahkan untuk memastikan ketersediaan talenta ASN dengan kompetensi yang relevan, khususnya dalam mendukung pengelolaan arsip digital. Penguatan kompetensi pegawai, terutama arsiparis, menjadi kunci dalam mendorong pengelolaan arsip digital yang efektif dan berkelanjutan.

Sebagai dukungan sistem, ANRI telah mengembangkan Aplikasi Manajemen Talenta MENATA ANRI yang dimanfaatkan untuk pemetaan, pengembangan, dan penempatan talenta ASN berbasis data. Kesiapan data ANRI juga tercermin dari Indeks Kualitas Data yang mencapai 99,99 persen dengan predikat tinggi. Ini menjadi modal kuat dalam penerapan Manajemen Talenta secara objektif dan terukur.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi digital di ANRI dan kaitannya dengan pengelolaan arsip digital. “Transformasi digital di ANRI sudah kami lakukan. Dalam konteks kearsipan, satu poin penting yang saat ini terus kami dorong adalah bagaimana mengelola arsip digital itu sendiri. Bagi para arsiparis, kompetensi digital menjadi sangat krusial karena hampir seluruh proses kearsipan bergerak ke arah digital,” tambah Kepala ANRI.

Rapat ekspose manajemen talenta ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah; Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, Dr. Herman; Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen ASN, Dr. Rahman Adi; Plt Deputi Bidang Sistem Informasi dan Digitalisasi Manajemen ASN, Jumiati; Direktur Pengawasan dan Pengendalian II, Respanti Yuwono; Asesor Ahli Utama BKN, Aris Windiyanto; dan Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN, Samsul Hidayat.

News Feed