Bamsoet: Munas XI FKPPI Harus Perkuat Persatuan dan Dukung Program Pemerintahan Presiden Prabowo*

Nasional48 views

 

*JAKARTA* — Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menyambut baik hasil Rapat Pleno XIII Pengurus Pusat Keluarga Besar FKPPI yang menetapkan Jakarta sebagai lokasi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XI sekaligus membentuk kepanitiaan Munas. Bamsoet menilai Munas mendatang menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan, regenerasi kepemimpinan, serta memperbesar kontribusi FKPPI dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Terlebih, nama Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto mulai mencuat sebagai salah satu figur yang berpotensi kuat terpilih sebagai ketua umum.

“FKPPI memiliki kekuatan besar melalui jaringan kader di seluruh Indonesia. Kekuatan ini harus diarahkan untuk membantu menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo, terutama ketahanan pangan, penguatan ekonomi rakyat, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bamsoet saat mengikuti Rapat Pleno XIII Pengurus Pusat Keluarga Besar FKPPI secara daring di Jakarta, Rabu (4/11/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini juga mengapresiasi arahan Ketua Umum Pengurus Pusat FKPPI Pontjo Sutowo yang mempersilakan siapa pun maju sebagai calon ketua umum dengan tetap mengutamakan musyawarah mufakat (aklamasi). Terpenting, seluruh proses pemilihan harus berjalan tertib, terbuka, dan menjaga persaudaraan. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran FKPPI sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjaga suasana politik kondusif dan terus mendukung kebijakan publik untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

“Saat ini aspirasi dari bawah, yaitu 30 Pengurus Daerah (PD) KB FKPPI se-Indonesia menginginkan ibu Titiek Soeharto yang memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan organisasi untuk turun gunung dan bersedia meneruskan kepemimpinan Mas Pontjo menjadi lokomotif dari gerbong besar anak kolong FKPPI sebagai Ketua Umum periode 2026–2031,” tegas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini mengingatkan, FKPPI memiliki jaringan keluarga besar TNI-Polri yang tersebar di berbagai daerah. Potensi tersebut dapat digerakkan melalui kegiatan nyata yang sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, seperti mendukung ketahanan pangan melalui pendampingan petani, memperkuat UMKM dan koperasi, membantu peningkatan kualitas pendidikan, serta memperluas kegiatan sosial.

“FKPPI punya jaringan besar, kader yang tersebar di berbagai daerah, dan semangat pengabdian yang kuat. Semua potensi itu harus digerakkan untuk membantu pemerintahan Presiden Prabowo memperkuat ketahanan pangan, ekonomi rakyat, dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bamsoet. (*)

News Feed