Oleh: Saiful Huda Ems.
Iran dipenuhi para ilmuwan yang taat beragama dan disiplin hidupnya, menjauhi korupsi dan kemaksiatan hidup lainnya. Mereka sudah mempersiapkan perang sangat lama, untuk menghadapi serangan Amerika dan Israel serta negara-negara sekutu Amerika lainnya yang gemar menjajah. Jadi Iran itu sangat perkasa dan luas negaranya 75 x lipat dibanding luasnya Negara Israel yang seupil namun sombong dan arogan itu.
Negara Iran yang sangat luas itu juga dipenuhi gurun-gurun yang memudahkan Iran membangun kota-kota rudal di bawah tanah, yang asyik dan aman untuk perang gerilya jarak dekat maupun jarak jauh. Tentara Tentara Iran jiwanya banyak yang menyatu dengan Tuhan, ahli sholawat dan dipandu oleh jenderal-jenderal dari kalangan Ulama-Ilmuwan brilian, serta ahli membuat rudal dan berpengalaman perang selama bertahun-tahun !.
Sebaliknya Israel yang negaranya kecil dan penduduknya cengeng, pengecut namun sombongnya setengah mati. Setiap dibalas serangannya oleh Iran, selalu meronta-ronta, memanggil Amerika dan Eropa untuk membantunya. Israel itu hanya berpengalaman melawan kelompok-kelompok kecil perlawanan (Milisi), dan terbiasa hanya berhadap-hadapan dengan anak-anak kecil, ibu-ibu hamil serta para Lansia miskin di Gaza.
Pun demikian halnya dengan Amerika Serikat yang dipimpin oleh presiden yang kriminal, suka meniduri anak-anak kecil dan gemar mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Donald Trump namanya, pengusaha yang dari kecil mungkin sudah terbiasa hidup di Dugem dan berteman dengan para bajingan dunia. Orang seperti ini tidak akan memiliki perlindungan diri apa-apa, seperti Benjamin Netanyahu konconya yang sebenarnya terlibat korupsi di negerinya sendiri.
Menyerang Iran, itu sama halnya Donald Trump dan Benjamin Netanyahu mau menyodorkan rakyatnya atau tentaranya sendiri ke jurang neraka pembalasan Iran yang tak terkira. Mereka berdua lupa, sangat lupa, bahwa menyerang Iran secara ilegal dan membunuh pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei itu sama halnya dengan membangunkan kesadaran revolusioner Kaum Muslimin se dunia.
Trump dan Netanyahu selamanya tidak akan bisa tidur nyenyak, dihantui serangan mendadak dari para pecinta Ali Khamenei dan pendukung kemerdekaan Palestina dari berbagai penjuru arah mata angin ! Tanpa dibatasi oleh waktu ! Mampuslah kalian berdua selama-lamanya, dan bila Prabowo ingin menemaninya silahkan saja, Indonesia tidak akan pernah kekurangan Muhahidinnya yang siap bergerak kapan saja tanpa diperintah !
Mau mengerahkan Pasukan MBG boleh saja, sebab haqul yaqin Rakyat Indonesia jangankan yang memiliki jiwa Mujahid, yang tidak beragamapun pastinya sudah muak semua dengan proyek MBG yang bau korupsinya sangat menyengat ini ! Silahkan disurvey kalau tidak percaya, asal jangan M. Qodari yang diminta mensurveynya, karena hasilnya pasti bakalan yang menyenangkan hati Prabowo dan Jokowi saja !đ…(SHE).
8 Maret 2026.
Saiful Huda Ems (SHE).











