Kesbangnews.com – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia [IWAPI] Ranting Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, resmi dilantik oleh Ketua DPC IWAPI Kota Depok, dr. Karlina, MARS, bertempat di Saung Tadzkia, Kota Depok, Rabu [13/5/2026].
Pelantikan tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus DPC IWAPI Kota Depok, Wakil Camat Sukmajaya, Ketua Komite Tetap Kewirausahaan UMKM Bidang Jaringan Pasar KADIN Indonesia , Rangga Dwi Basuki, SE, MBA, serta seluruh pengurus IWAPI Ranting Sukmajaya.
Ketua DPC IWAPI Kota Depok, dr. Karlina, MARS dalam sambutannya mengatakan, IWAPI termasuk salah satu “soko guru” perekonomian di Kota Depok. Sebab, menurutnya, IWAPI mempunyai kontribusi perekonomian, khususnya di kalangan kaum perempuan.
“ Saya sangat bangga dan mengapresiasi terhadap ibu-ibu yang aktif di IWAPI dan menjadi pengurus. Menjadi pengurus IWAPI ini tidak mudah, diperlukan komitmen, visi ke depan, sehingga IWAPI lebih maju dan memiliki kontribusi perekonomian khususnya di kota Depok,” kata dr. Karlina.
Saat ini, kata dr. Karlina anggota IWAPI Kota Depok berjumlah 385 orang, seluruhnya pengusaha di berbagai sektor, seperti jasa, bidang Pendidikan, bidang Kesehatan, kuliner maupun travel umroh,
Menurutnya, kaum perempuan atau ibu untuk jadi pengusaha sangat memenuhi syarat. Sebab, sudah kodratnya kalau ibu-ibu itu ulet, teliti dan pantang menyerah, serta bisa menjadi inspirasi mengingat seorang ibu tidak akan pernah menelantarkan perekonomian keluarga.
Dalam acara ini pula, digelar talkshow dengan nara sumber Rangga Dwi Basuki, SE, MBA dari Kadin Indonesia, dengan mengangkat tema “ Membangun Mental Mindset Womenpreneur Sukses”
Menurut Rangga, menjadi pengusaha itu bukan hanya soal produk, modal dan penjualan saja, namun yang paling utama adalah mental yang kuat, mindset yang benar, keberanian menghadapi resiko, konsistensi dalam menjalankan usaha serta berjiwa melayani.
“ Tantangan pengusaha Wanita berupa tantangan internal dan tantangan eksternal. Tantangan internal kurangnya rasa percaya diri, takut gagal, takut memulai usaha, sulit membagi waktu, serta perasaan mudah terbawa emosi. Sedang tantangan eksternal bisa berupa persaingan usaha, perubahan pasar, keterbatasan modal, dukungan lingkungan yang kurang, serta teknologi yang terus berkembang,” ujarnya.
Karena itu, kata dia, diperlukan manajemen waktu, manajemen emosi, dukungan keluarga, serta ketahanan mental“Pengusaha Wanita yang sukses harus berjiwa petarung dan bermental juara. Menjadi pengusaha wanita sukses memerlukan kombinasi antara visi yang kuat, keberanian mengambil risiko, dan ketekunan. Kunci utamanya adalah memulai dari hal kecil, membangun rencana bisnis terstruktur, mencari mentor, dan memperluas relasi,” Ungkapnya







