kesbangnews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, kembali menerima banjir apresiasi dari berbagai pihak, terutama dari anggota Komisi III DPR RI, atas kinerja kepemimpinannya yang dinilai telah membawa perubahan besar dalam upaya pemberantasan narkoba di Indonesia.
Dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kepala BNN memaparkan capaian besar lembaganya dalam penanganan peredaran narkotika di tanah air. Dari laporan yang disampaikan, BNN berhasil mengungkap 773 kasus narkoba, termasuk membongkar 63 jaringan sindikat narkotika nasional dan internasional. Dari pengungkapan tersebut, BNN menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar, mulai dari sabu seberat lebih dari 4,01 ton, ganja, ganja sintesis, hingga pil ekstasi dan ketamin dalam jumlah ratusan ton. Selain itu, lebih dari 1.200 tersangka berhasil diringkus dalam operasi
Apresiasi dan Dukungan Komisi III DPR RI
Anggota Komisi III DPR RI memberikan penghargaan dan apresiasi tinggi atas prestasi ini. Para legislator menilai, strategi penanganan BNN di bawah kepemimpinan Komjen Suyudi menunjukkan perubahan yang signifikan dari pendekatan yang selama ini dilakukan, dengan memberikan perhatian tidak hanya pada penindakan tetapi juga aspek pencegahan dan sinergi antar lembaga.
Selain itu, anggota Komisi III DPR RI juga memberikan apresiasi atas keberanian BNN dalam menembus daerah yang selama ini dikenal sebagai wilayah rawan peredaran narkoba. Misalnya, langkah BNN dalam membongkar kampung-kampung narkoba di Jakarta mendapat sorotan positif karena dianggap sebagai terobosan penting dalam pemberantasan narkotika di tingkat akar rumput.
Dalam kesempatan lain, anggota Komisi III DPR RI juga menekankan pentingnya BNN memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba melalui pendekatan yang lebih strategis dan menyeluruh, termasuk rehabilitasi dan pemberdayaan masyarakat, tidak semata hanya represif terhadap pelaku. Hal ini mencerminkan keyakinan lembaga legislatif bahwa perubahan besar yang dicapai BNN tidak hanya bersifat simbolis, tetapi berdampak pada upaya nasional pemberantasan narkoba.
Para anggota dewan berharap BNN dapat terus mempertahankan momentum positif tersebut dengan memperkuat kolaborasi lintas lembaga penegak hukum dan komunitas masyarakat. Legislator Komisi III DPR RI menilai bahwa efektivitas penanganan narkoba tidak hanya diukur dari jumlah barang bukti yang disita atau tersangka yang ditangkap, tetapi juga dari bagaimana strategi pencegahan dan rehabilitasi mampu meredam laju penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat, terutama pada generasi muda.
Capaian besar yang dipresentasikan oleh Kepala BNN telah menunjukkan bahwa lembaga tersebut semakin mampu menempatkan dirinya sebagai ujung tombak bangsa dalam memerangi peredaran narkoba. Dengan dukungan penuh dari Komisi III DPR RI, harapannya adalah agar program-program inovatif BNN terus diperkuat dan diperluas sehingga dampak positifnya semakin dirasakan di seluruh lapisan masyarakat.





