BUKITTINGGI DIAKUI ASEAN MENJADI KOTA WISATA TERBERSIH 2026*

Budaya33 views

 

Editor: TEUKU HUSAINI

Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat, kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah pariwisata internasional dengan meraih ASEAN Clean Tourist City Award 2026 atau penghargaan kota wisata terbersih tingkat ASEAN. Penghargaan bergengsi ini diberikan pada ajang The 5th ASEAN Clean Tourist City Award yang digelar di Filipina, sebagai pengakuan atas komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan wisata yang bersih, nyaman, aman, dan berkelanjutan.
Prestasi ini menunjukkan bahwa Bukittinggi bukan hanya unggul dalam pesona alam dan budaya, tetapi juga dalam pengelolaan kebersihan dan fasilitas publik yang memenuhi standar internasional. Kota yang dikenal dengan ikon wisata Jam Gadang, Ngarai Sianok, dan Benteng Fort de Kock ini, dinilai berhasil menjaga keindahan lingkungan, sekaligus mengajak masyarakat aktif berperan dalam pelestarian kawasan wisata.
Penilaian ASEAN Clean Tourist City Award mencakup beberapa aspek penting. Di antaranya adalah pengelolaan sampah, sanitasi, penataan ruang publik, pelestarian lingkungan, serta kualitas layanan wisata yang ramah dan aman. Bukittinggi dianggap mampu menerapkan semua standar tersebut dengan baik, termasuk dalam menyediakan fasilitas publik yang bersih, penataan taman kota yang rapi, dan penerapan program edukasi lingkungan bagi warga dan wisatawan. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menciptakan kota wisata yang berkelas dunia.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi kuat bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan pariwisata dan menjaga keberlanjutan lingkungan. “Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Bukittinggi. Keberhasilan ini menegaskan bahwa kerja sama dan kesadaran lingkungan adalah kunci untuk menjadikan kota kita nyaman bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujar Ramlan.
Lebih jauh, Pemkot Bukittinggi terus mendorong inovasi di sektor pariwisata. Mulai dari program eco-tourism, pengembangan jalur pedestrian ramah pejalan kaki, hingga kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Semua langkah ini dilakukan untuk memperkuat posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata unggulan yang bersih dan berkelanjutan.
ASEAN Clean Tourist City Award sendiri merupakan salah satu kategori dalam ASEAN Tourism Awards, yang memberikan apresiasi kepada kota-kota di kawasan Asia Tenggara yang menunjukkan prestasi unggul dalam kebersihan, pengelolaan lingkungan, dan kualitas fasilitas pariwisata. Selain Bukittinggi, sejumlah kota lain di ASEAN juga menerima penghargaan serupa, namun pencapaian Bukittinggi dianggap istimewa karena konsistensi dan komitmen jangka panjang dalam menjaga lingkungan wisata.
Ke depan, penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu bagi Bukittinggi untuk terus meningkatkan kualitas destinasi wisata, menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus menjadi teladan bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal pengelolaan pariwisata yang bersih dan berkelanjutan. Dengan keberhasilan ini, Bukittinggi tidak hanya diakui di tingkat regional, tetapi juga semakin dikenal sebagai kota wisata berkelas dunia yang menjaga keindahan alam dan budaya dengan maksimal.(Sinyalgones.com)

News Feed