BUYA GUSRIZAL GAZAHAR PINDAH KE MUI PUSAT, TINGGALKAN JEJAK STRATEGIS DI SUMBAR

Daerah36 views

 

Perpindahan Buya Gusrizal Gazahar ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menandai babak baru pengabdian ulama kharismatik Sumatera Barat tersebut di tingkat nasional. Keputusan ini bukan sekadar mutasi struktural, melainkan pengakuan atas rekam jejak, kapasitas keilmuan, serta kepemimpinan Buya Gusrizal selama menakhodai MUI Sumbar dengan penuh integritas dan visi keumatan.
Menjelang keberangkatan dan pengabdian resminya di MUI Pusat, Buya Gusrizal masih aktif menyelesaikan agenda strategis di Ranah Minang. Pada Senin, 19 Januari 2025, dilaksanakan serah terima kunci gedung baru MUI Sumbar di Kantor MUI Sumbar. Momen ini menjadi simbol penting kesinambungan kelembagaan MUI Sumbar, sekaligus penanda berakhirnya satu fase kepemimpinan yang kuat dan produktif.
Gedung baru tersebut diharapkan menjadi pusat penguatan peran ulama, tempat lahirnya fatwa-fatwa yang mencerahkan, serta ruang konsolidasi umat dalam menghadapi tantangan zaman. Selama kepemimpinan Buya Gusrizal, MUI Sumbar dikenal tegas dalam prinsip, santun dalam dakwah, dan konsisten menjaga nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin yang berpijak pada kearifan lokal Minangkabau.
Tak berhenti di situ, sehari setelah serah terima gedung, Buya Gusrizal masih membersamai tim pra-survei untuk mendorong lahirnya Rumah Sakit Syari’ah pertama di Sumatera Barat, yakni RSI Yarsi Ibnu Sina Bukittinggi. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pengabdian Buya Gusrizal tidak hanya terbatas pada wilayah fatwa dan dakwah, tetapi juga menyentuh sektor strategis pelayanan kesehatan umat berbasis nilai-nilai syariah.
Gagasan rumah sakit syari’ah dinilai sebagai kebutuhan mendesak di Sumbar, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan layanan kesehatan yang tidak hanya profesional secara medis, tetapi juga selaras dengan prinsip-prinsip Islam. Kehadiran RSI Yarsi Ibnu Sina Bukittinggi diharapkan menjadi percontohan dan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
Perpindahan Buya Gusrizal ke MUI Pusat membawa harapan besar bagi umat Islam Indonesia. Dengan pengalaman memimpin MUI Sumbar, Buya dinilai mampu memberikan kontribusi strategis dalam perumusan kebijakan keulamaan nasional, penguatan moderasi beragama, serta penjagaan akidah umat di tengah arus globalisasi dan liberalisasi pemikiran.
Bagi masyarakat Sumatera Barat, kepergian Buya Gusrizal ke pusat bukanlah kehilangan, melainkan kebanggaan. Jejak pemikiran, keteladanan, dan program-program yang telah dirintis akan terus menjadi fondasi kuat bagi MUI Sumbar ke depan. Ranah Minang mengantar putra terbaiknya ke panggung nasional, dengan doa dan harapan agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan istiqamah.

Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com

News Feed