Dari Tsunami Menuju Kemajuan, Irsan Gading Sebut Sukma Bangsa Simbol Kebangkitan Pendidikan Aceh

Daerah25 views

Aceh, KESBANG||NEWS– Kunjungan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, ke Aceh menjadi momentum penting yang tidak hanya mempererat silaturahmi kebangsaan, tetapi juga menegaskan komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan. Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Irsan Sosiawan Gading, M.B.A., saat menyambut langsung kedatangan Surya Paloh di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara, Kamis (23/7).

Penyambutan berlangsung hangat bersama jajaran pengurus dan kader Partai NasDem Aceh sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sekolah Sukma Bangsa Lhokseumawe untuk menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-20 Yayasan Sukma Bangsa.

Irsan mengaku bangga atas kehadiran Surya Paloh di Tanah Rencong. Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan perhatian dan komitmen yang tidak pernah surut terhadap masa depan Aceh, khususnya dalam bidang pendidikan.

“Pagi ini saya bersama seluruh fungsionaris NasDem Aceh merasa bangga dan berbahagia dapat menyambut langsung kedatangan Ketua Umum Partai NasDem, Kakak Surya Paloh yang sangat kami cintai. Kehadiran beliau membawa semangat baru bagi perjuangan membangun Aceh melalui pendidikan dan penguatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Irsan.

Ia menegaskan, kehadiran Surya Paloh dalam peringatan dua dekade Yayasan Sukma Bangsa bukan sekadar menghadiri sebuah seremoni, melainkan menjadi simbol konsistensi dalam menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

Menurut Irsan, selama 20 tahun terakhir Yayasan Sukma Bangsa telah membuktikan kiprahnya sebagai lembaga pendidikan yang berhasil melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, berwawasan kebangsaan, serta tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.

“Kehadiran Ketua Umum NasDem menunjukkan bahwa pembangunan manusia harus menjadi prioritas. Pendidikan adalah investasi paling berharga untuk menciptakan generasi yang unggul, berintegritas, dan siap menjawab tantangan masa depan,” katanya.

Irsan juga mengingatkan bahwa lahirnya Yayasan Sukma Bangsa tidak dapat dipisahkan dari tragedi tsunami Aceh pada 2004. Di tengah duka yang melanda masyarakat Aceh, Surya Paloh bersama Media Group dan dukungan masyarakat Indonesia menghadirkan harapan baru melalui pendirian Sekolah Sukma Bangsa bagi anak-anak yang kehilangan orang tua dan masa depan.

Menurutnya, langkah kemanusiaan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi diwujudkan dalam investasi pendidikan yang manfaatnya terus dirasakan lintas generasi.

“Dari musibah besar itu lahirlah sebuah ikhtiar besar. Sekolah Sukma Bangsa menjadi simbol bahwa kepedulian dapat diubah menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan anak-anak Aceh. Nilai kemanusiaan inilah yang terus hidup hingga hari ini,” jelas legislator dari Daerah Pemilihan Aceh II tersebut.

Lebih lanjut, Irsan memberikan apresiasi atas konsistensi Yayasan Sukma Bangsa dalam menjaga mutu pendidikan selama dua dekade. Menurutnya, lembaga tersebut telah menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus memperkuat pembangunan Aceh.

Ia menilai kemajuan Aceh pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat agar investasi di sektor pendidikan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang berdaya saing global.

“Yayasan Sukma Bangsa telah membuktikan bahwa pendidikan berkualitas mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Inilah warisan yang harus terus dijaga dan diperkuat demi kemajuan Aceh dan Indonesia,” pungkas Irsan. (Red/Br)

News Feed