Diduga Lengah Pengawasan! Warga Binaan di Temukan Tergantung di Dalam Sel, Kematian Taufiq Lingga di Rutan Sidrap Picu Pertanyaan Serius

Daerah, Home, Hukum, Umum1,009 views

Sidrap, Kesebangnews.com — Kematian warga binaan Muhammad Taufiq Lingga di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sidrap kini menjadi sorotan tajam publik. Meski pihak rutan dan kepolisian telah menyatakan korban meninggal dunia akibat bunuh diri, namun sejumlah fakta di lapangan justru memunculkan pertanyaan serius terkait pengawasan di dalam rutan.

Kepala Rutan Sidrap, Perimansyah, menegaskan bahwa korban meninggal dunia bukan akibat penganiayaan. Hal tersebut, menurutnya, diperkuat oleh hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan pihak kepolisian yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, keterangan saksi yang merupakan rekan satu kamar korban justru membuat peristiwa ini semakin mengguncang. Saksi bernama Akbar mengungkapkan bahwa sekitar pukul 09.00 WITA ia sempat keluar dari kamar untuk membersihkan area rutan selama kurang lebih 30 menit. Saat kembali ke kamar, ia langsung melihat korban sudah dalam kondisi tergantung.

“Saya langsung kaget dan panik. Begitu melihat korban sudah tergantung, saya langsung melapor ke petugas jaga,” ungkapnya.

Petugas rutan yang menerima laporan tersebut langsung menuju lokasi dan berusaha memberikan pertolongan dengan melepaskan ikatan sarung yang menjerat leher korban. Korban kemudian dievakuasi ke klinik rutan dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dirujuk ke RS Nene Mallomo. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Pihak rutan juga mengakui bahwa korban sebelumnya mengalami tekanan mental akibat persoalan internal dengan sesama warga binaan. Bahkan, untuk menghindari konflik, korban sempat ditempatkan di sel khusus. Fakta ini menimbulkan pertanyaan baru: jika kondisi korban sudah diketahui mengalami tekanan mental, mengapa pengawasan tidak diperketat?

Di sisi lain, pihak kepolisian memastikan bahwa hasil penyelidikan tidak menemukan unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut. Kesimpulan sementara, kematian Muhammad Taufiq Lingga dinyatakan sebagai tindakan bunuh diri.

Meski begitu, kematian warga binaan di dalam sel tetap menjadi perhatian serius masyarakat. Peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa, melainkan menjadi cerminan lemahnya pengawasan di dalam rutan yang seharusnya menjamin keselamatan setiap warga binaan.

Jika benar korban mengalami tekanan mental sebelum kejadian, maka publik berhak mengetahui langkah apa saja yang telah dilakukan pihak rutan untuk mencegah peristiwa tersebut. Sebab, ketika seorang warga binaan meninggal di dalam sel, maka tanggung jawab tidak hanya berhenti pada kesimpulan bunuh diri, tetapi juga pada sistem pengawasan yang seharusnya mampu mencegah tragedi itu terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan jenazah telah dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Gowa. Namun, sorotan publik terhadap kematian warga binaan di Rutan Sidrap diperkirakan tidak akan berhenti sampai di sini. (Red/Tim)

News Feed