Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan pernyataan keras yang mengejutkan publik internasional terkait insiden berdarah di Lebanon Selatan. Trump menyatakan kemarahannya terhadap militer Israel (IDF) setelah serangan artileri mereka menyebabkan tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL gugur di medan tugas.
Kecaman Keras dari Gedung Putih
Dalam pernyataan resminya, Presiden Trump menegaskan bahwa tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian, terutama dari negara sahabat seperti Indonesia, adalah hal yang “tidak dapat diterima.”
”Apa yang terjadi di Lebanon adalah tragedi yang seharusnya bisa dihindari. Israel harus lebih berhati-hati. Menyerang posisi pasukan perdamaian, terutama prajurit Indonesia yang luar biasa, adalah kesalahan besar. Ini harus dihentikan sekarang juga!” tegas Trump melalui rilis resmi Gedung Putih.
Penghormatan untuk Prajurit Indonesia
Trump juga menyampaikan duka cita mendalam secara pribadi kepada Presiden Republik Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia. Ia memuji dedikasi prajurit TNI yang selama ini dikenal sebagai salah satu kontributor pasukan perdamaian terbaik di dunia.
📝 Sumber New York channel TV Retuers









