DYTAM Depati Tiang Alam V Dipercaya Kembali Pimpin Adat Rejang Lebong, MAI Serukan Pelestarian Budaya Nusantara

Uncategorized126 views

Foto: Istimewa (Dok.Google)

Jakarta, KESBANG||NEWS — Majelis Adat Indonesia (MAI) menyampaikan ucapan selamat dan penghormatan adat setinggi-tingginya kepada Yangmulia DYTAM Depati Tiang Alam V, Ir. Ahmad Faizir Sani, M.M., atas terpilih kembali sebagai Ketua Majelis Adat Rejang Lebong.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Yangmulia Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso, Sekretaris Adat (Sekjen) Majelis Adat Indonesia (MAI), sebagai bentuk penghormatan atas amanah dan kepercayaan besar masyarakat adat Rejang Lebong terhadap kepemimpinan Yangmulia DYTAM Depati Tiang Alam V.

Dalam keterangannya, Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso menyampaikan bahwa terpilihnya kembali Yangmulia merupakan simbol kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap sosok pemimpin adat yang dinilai bijaksana, berintegritas, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga kelestarian adat dan budaya.

“Kami dari keluarga besar Majelis Adat Indonesia mengucapkan tahniah dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Yangmulia DYTAM Depati Tiang Alam V, Ir. Ahmad Faizir Sani, M.M. atas amanah mulia yang kembali dipercayakan sebagai Ketua Majelis Adat Rejang Lebong,” ujar Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso,(16/5).

Menurutnya, kepemimpinan adat memiliki peranan penting dalam menjaga marwah budaya, mempererat persatuan masyarakat, serta menjadi benteng moral di tengah derasnya tantangan zaman modern.

Ia menilai, keberadaan tokoh adat seperti DYTAM Depati Tiang Alam V menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai leluhur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

“Semoga amanah yang mulia ini semakin membawa kemajuan, pelestarian adat dan budaya Rejang Lebong, serta menjadi teladan bagi generasi penerus dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal Nusantara,” lanjutnya.

Majelis Adat Indonesia juga berharap di bawah kepemimpinan Yangmulia, Majelis Adat Rejang Lebong semakin kuat dalam menjalankan fungsi pelestarian adat, memperkokoh persatuan masyarakat adat, serta membangun karakter generasi muda yang berakar pada budaya dan jati diri bangsa.

Dalam semangat persaudaraan adat Nusantara, MAI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan lembaga-lembaga adat di seluruh Indonesia sebagai bagian penting dari pilar kebangsaan dan penjaga warisan budaya leluhur.

“Sekali layar terkembang, surut kita berpantang. Adat bersendikan syara’, syara’ bersendikan Kitabullah,” tutup Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso.(Red)

editor : Endi.S

News Feed