FBO Indonesia Perkuat Konsolidasi Nasional, Bidik KONI dan PON Lewat Sabuk Perdana di Solo

Nasional353 views

Foto: istimewa 

Jakarta, KESBANG NEWS— Freestyle Boxing Organization (FBO) Indonesia semakin memantapkan langkah sebagai organisasi olahraga bela diri nasional yang profesional dan berdaya saing. Ketua Umum FBO Indonesia, Ferdinand Weimar DJ CH, mengungkapkan bahwa komunikasi resmi dengan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman telah terjalin, sebagai bagian dari ikhtiar strategis agar FBO Indonesia dapat bergabung secara resmi di bawah naungan KONI, berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga membuka jalan ke level internasional.

“Bismillah, kami mohon doa dari seluruh keluarga besar FBO Indonesia. Alhamdulillah komunikasi awal dengan Ketua Umum KONI sudah terbangun dan direspons dengan baik. Kami berharap dapat segera bertemu untuk membahas langkah FBO Indonesia masuk KONI, mengikuti PON, bahkan melangkah ke kancah internasional,” ujar Ferdinand Weimar.

Dengan penuh optimisme, ia menegaskan bahwa FBO Indonesia lahir dari semangat kebersamaan dan nasionalisme.
“FBO dari kita, untuk kita. FBO Jaya, NKRI harga mati,” tegasnya.

Seiring dengan agenda strategis tersebut, FBO Indonesia tengah memfokuskan konsolidasi nasional melalui penyelenggaraan Giat Sabuk Perdana Perebutan Sabuk Ketua Umum FBO Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026 di Kota Surakarta (Solo).

Ajang ini dirancang sebagai momentum penting bagi atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di cabang freestyle boxing, sekaligus menjadi panggung awal pembinaan atlet menuju level nasional dan internasional.

“Kegiatan ini bukan sekadar pertandingan, tetapi fondasi pembinaan atlet, pembentukan karakter, dan penguatan ekosistem olahraga bela diri yang profesional dan berintegritas,” kata Ferdinand.

Dalam rangka memastikan kesiapan teknis, keamanan, dan kelancaran agenda nasional tersebut, jajaran pimpinan pusat FBO Indonesia melakukan rangkaian silaturahmi dan audiensi lintas sektor dengan unsur TNI–Polri di wilayah Surakarta dan Yogyakarta.

Audiensi di Surakarta dihadiri langsung oleh Ketua Umum FBO Indonesia Ferdinand Weimar DJ CH, didampingi Ketua Satgasus Percepatan FBO Indonesia Leo Situmorang, Ketua DPD FBO Indonesia Jawa Tengah Hasan, S.H., serta jajaran pengurus pusat dan daerah.

Beberapa pejabat yang menerima audiensi tersebut antara lain:
•Dandenpom IV/4 Surakarta Letkol Cpm Rifky Nurachman, S.H.
•Kapolres Surakarta Kombes Pol. Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H.
•Danlanud Adi Soemarmo Marsma TNI Henri Ahmad Badawi, S.M., M.M., M.Han.
•Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira

Dalam pertemuan tersebut, Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira menyampaikan apresiasi atas kehadiran FBO Indonesia yang dinilai memiliki peran strategis dalam membangun disiplin, mental juang, dan karakter kebangsaan generasi muda melalui olahraga bela diri.

Silaturahmi juga dilanjutkan ke Lanud Adisucipto Yogyakarta, yang diwakili oleh jajaran Asisten Staf Khusus, yakni Kol. Pnb Surono (Kadisops), Kol. Pnb Rully (Kadispers), Letkol Lek Kurniawan (Kadister), dan Kol. Tek Hendry 043 (Kadislog). Rangkaian pertemuan turut mencakup audiensi dengan Danrem Yogyakarta dan Danlanal Yogyakarta.

Seluruh unsur TNI–Polri menyatakan dukungan serta kesiapan untuk bersinergi dengan FBO Indonesia dalam pembinaan dan penyelenggaraan kegiatan olahraga bela diri.

*FBO Indonesia: Rumah Besar Pembinaan Atlet Bangsa*

Ketua Umum FBO Indonesia menegaskan bahwa FBO hadir sebagai rumah besar pemersatu, tempat pembinaan atlet muda dilakukan secara terarah, berjenjang, dan berkelanjutan.

“Insya Allah, giat sabuk perdana ini akan berjalan aman dan sukses. FBO Pusat, FBO Jawa Tengah, serta unsur TNI–Polri telah siap mendukung penuh. Kami menjunjung tinggi sportivitas, profesionalisme, dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh Dewan Pelindung, Dewan Penasihat, Dewan Pembina, para senior, mentor, serta seluruh keluarga besar FBO Indonesia untuk terus memberikan doa dan dukungan.

*Penguatan Organisasi: Hampir 10 DPD Resmi Bergabung*

Dari sisi kelembagaan, FBO Indonesia terus memperkuat struktur organisasi nasional. Hingga saat ini, hampir 10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah resmi bergabung, antara lain Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Lampung, serta sejumlah daerah lain yang masih dalam proses pembentukan.

Dengan konsolidasi organisasi yang solid, dukungan lintas sektor, serta visi besar menuju KONI, PON, dan panggung internasional, FBO Indonesia optimistis akan tumbuh sebagai organisasi olahraga bela diri nasional yang berkontribusi nyata bagi prestasi dan persatuan bangsa.(Red/Bar)

News Feed