Feri Amsari: Dari Bayang ke Panggung Nasional, Sang Penjaga Konstitusi yang Tak Gentar

Umum56 views

PADANG – Nama Feri Amsari kini telah menjadi jaminan mutu dalam diskusi Hukum Tata Negara di Indonesia. Pakar hukum asal Sumatera Barat ini bukan hanya sekadar akademisi di balik meja dosen, melainkan sosok aktivis yang konsisten berdiri di garis depan dalam mengawal konstitusi dan demokrasi.

Lahir di Padang pada 2 Oktober 1980, Feri merupakan “Putra Bayang” sejati. Meski lahir di ibu kota provinsi, akar kekeluargaannya kuat menghujam di Bayang, Pesisir Selatan. Dari tanah Minangkabau inilah, ia membawa semangat kritis ke panggung nasional.

Akademisi dengan Rekam Jejak Internasional
Keahlian Feri dalam membedah pasal-pasal konstitusi bukan datang tanpa dasar yang kuat. Ia merupakan produk unggulan Universitas Andalas (Unand) yang berhasil meraih gelar Magister Hukum dengan predikat cumlaude.

Tak puas di dalam negeri, ia mengepakkan sayap ke Amerika Serikat untuk mendalami ilmu hukum di William & Mary Law School, salah satu sekolah hukum tertua dan bergengsi di Negeri Paman Sam. Bekal pendidikan inilah yang kemudian membawanya dipercaya memimpin Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Unand sebagai Direktur sejak 2017 hingga 2023.

Penulis Tajam dan Bintang “Dirty Vote”
Publik mungkin mengenal Feri lewat wajahnya yang kerap muncul di layar televisi sebagai pengamat. Namun, bagi pembaca setia media cetak seperti Kompas, Padang Ekspres, hingga Haluan, tulisan-tulisannya telah lama menjadi rujukan dalam memahami kerumitan politik dan kenegaraan.

Namanya semakin meroket dan menjadi perbincangan hangat di seluruh penjuru negeri setelah ia tampil dalam film dokumenter fenomenal, “Dirty Vote”. Dalam film tersebut, Feri bersama dua pakar hukum lainnya dengan berani menjabarkan dugaan desain kecurangan sistematis pada Pilpres 2024. Keberaniannya mengungkap data di tengah tekanan politik menunjukkan integritasnya sebagai peneliti senior yang tak kompromi terhadap pelanggaran hukum.

Jiwa Aktivis yang Mengakar Sejak Mahasiswa
Vokalnya Feri Amsari hari ini adalah buah dari tempaan masa muda. Sejak mahasiswa, ia telah menunjukkan bakat kepemimpinan yang luar biasa. Feri tercatat pernah memegang tongkat komando sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa sekaligus Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unand.

Dunia literasi dan jurnalistik juga bukan hal baru baginya. Ia aktif mengelola Unit Kegiatan Mahasiswa Pengenalan Hukum dan Politik (UKM PHP), sebuah kawah candradimuka yang membentuk ketajaman berpikirnya dalam membedah mekanisme amendemen UUD 1945.

Kesimpulan
Kini, Feri Amsari berdiri sebagai salah satu pilar intelektual hukum di Indonesia. Kombinasi antara kecerdasan akademis, ketajaman tulisan, dan keberanian aktivisme menjadikannya sosok yang disegani—baik oleh kawan maupun lawan politik. Bagi Feri, hukum bukan sekadar teks di atas kertas, melainkan alat untuk memastikan keadilan tetap tegak bagi seluruh rakyat.

Sumber: Wikipedia Profil Feri Amsari

#FeriAmsari #PakarHukum #DirtyVote #PusakoUnand #HukumTataNegara #AktivisHukum #KonstitusiIndonesia

News Feed