Gugun Gumilar: Kerukunan Jadi Fondasi Kemitraan Indonesia–Belanda

Nasional27 views

Kesbangnews.com – Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerukunan Umat Beragama, Layanan Keagamaan, Pengawasan, dan Kerja Sama Luar Negeri, Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menerima kunjungan Utusan Khusus Kerajaan Belanda untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (Special Envoy for Freedom of Religion and Belief), H.E. Paul Bekkers, dalam pertemuan strategis yang berlangsung bersama Imam Besar Masjid Istiqlal serta Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.

 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi Indonesia di bidang kerukunan umat beragama sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Belanda melalui pendekatan dialog, pendidikan, dan kerja sama antarbangsa.

 

Gugun Gumilar menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Belanda memiliki sejarah panjang yang kini diarahkan menuju kemitraan yang lebih konstruktif, berlandaskan saling menghormati, kepercayaan, serta komitmen membangun perdamaian dunia.

 

“Kerja sama antarnegara tidak hanya dibangun melalui hubungan diplomatik, tetapi juga melalui dialog lintas agama, pertukaran pendidikan, dan kolaborasi masyarakat yang mampu memperkuat persaudaraan antarbangsa,” ujar Gugun.

 

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kerja sama strategis, di antaranya peningkatan akses pendidikan bagi mahasiswa Indonesia di Belanda, penguatan pertukaran akademik dan kebudayaan, pengembangan dialog lintas agama, hingga rencana pembentukan Dutch Corner sebagai pusat pembelajaran, inovasi, dan penguatan hubungan antarmasyarakat.

 

Gugun juga mengapresiasi filosofi Belanda “Samen Sterk” atau Stronger Together, yang menekankan pentingnya kolaborasi, keterbukaan, dan saling percaya dalam membangun kemajuan bersama. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia dalam merawat keberagaman dan memperkuat moderasi beragama.

 

Selain itu, budaya dialog “Polderen” yang berkembang di Belanda dinilai menjadi contoh praktik musyawarah dalam menyatukan berbagai pandangan untuk mencapai kesepahaman. Nilai tersebut dinilai relevan dengan semangat Indonesia dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

 

Sebagai Staf Khusus Menteri Agama yang membidangi kerukunan umat beragama dan kerja sama luar negeri, Gugun menegaskan bahwa Kementerian Agama terus membuka ruang kolaborasi internasional sebagai bagian dari penguatan diplomasi keagamaan Indonesia di tingkat global.

 

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia–Belanda, khususnya di bidang pendidikan, dialog antaragama, pertukaran budaya, serta pembangunan perdamaian yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

News Feed