Hadiri Wisuda Sarjana Universitas Indonesia, Bamsoet Optimis Pertumbuhan Ekonomi Mampu Lampaui Target*

Nasional369 views

 

*JAKARTA* – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Pertahanan & Keamanan KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, optimis pertumbuhan ekonomi pada kuartal |/2026 bisa mencapai angka 5,6% dan perekonomian Indonesia mampu tumbuh hingga 8 persen dalam beberapa tahun mendatang. Sinyal-sinyal penguatan ekonomi sudah terlihat dari stabilitas makro yang terjaga, konsumsi domestik yang tetap kuat, serta geliat investasi di sektor hilirisasi dan industri manufaktur berbasis nilai tambah.

“Saya optimis dan sejalan dengan apa yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya dalam orasi ilmiah wisuda sarjana Universitas Indonesia yang meyakini ekonomi Indonesia bisa menembus 8 persen. Dengan konsolidasi fiskal yang sehat, defisit terjaga, serta rasio utang terhadap PDB yang relatif terkendali di kisaran 38–39 persen, ruang pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat terbuka,” ujar Bamsoet saat menghadiri Wisuda Sarjana (FISIP) puterinya, Belliza Shintya Putri, di Universitas Indonesia, Sabtu (14/2/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menuturkan, data Badan Pusat Statistik mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 berada di kisaran 5 persen lebih, dengan konsumsi rumah tangga menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto. Investasi tumbuh stabil, terutama di sektor pengolahan mineral, industri kendaraan listrik, serta pembangunan kawasan industri baru di luar Jawa. Neraca perdagangan tetap surplus, memperkuat cadangan devisa dan menopang stabilitas nilai tukar.

“Kalau kita mampu menjaga tren pertumbuhan di atas lima persen dan secara bertahap meningkatkan produktivitas industri, angka 8 persen menjadi target yang masuk akal. Kita memiliki bonus demografi, sumber daya alam melimpah, dan pasar domestik yang besar. Tinggal bagaimana kebijakan terus konsisten dan berpihak pada pertumbuhan jangka panjang,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan dari sisi moneter, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 tetap solid dengan inflasi terkendali dalam kisaran target. Stabilitas harga dan nilai tukar memberi ruang bagi dunia usaha untuk berekspansi. Pemerintah juga terus mempercepat hilirisasi melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk di bawah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, guna memastikan transformasi ekonomi berjalan terstruktur.

“Pertumbuhan 8 persen harus berkualitas dan merata. Kita ingin industri berkembang, lapangan kerja terbuka luas, daya beli masyarakat meningkat, dan daerah-daerah ikut menikmati hasil pembangunan. Dengan arah kebijakan yang jelas dan dukungan seluruh elemen bangsa, saya yakin Indonesia bisa memasuki fase take off menuju ekonomi maju,” pungkas Bamsoet. (*)

News Feed