Hari Lahir Pancasila 2026: Tuanku Raja Gontar IV Tegaskan Adat dan Budaya sebagai Pilar Persatuan Bangsa

Nasional24 views

Foto: Istimewa 

MEDAN, KESBANG || NEWS — Tuanku Raja Gontar IV, Dr. Drs. Syafri Fadillah Marpaung, S.E., M.Pd., Al-Hajj, Generasi ke-XVII Kerajaan Aru, menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Medan, Senin (1/6/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, serta dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan berbagai elemen bangsa yang bersama-sama memperingati lahirnya dasar negara Republik Indonesia, Pancasila.

Pada kesempatan yang sama, Tuanku Raja Gontar IV juga menyampaikan pandangannya dalam Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia (MAI) yang dihadiri para Raja, Sultan, Datuk, Ratu, serta tokoh-tokoh pemangku adat dari berbagai daerah di Nusantara pada 1 Juni 2026. Dalam forum tersebut, para pemimpin adat menegaskan komitmen bersama untuk menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai-nilai budaya, serta mendukung implementasi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Tuanku Raja Gontar IV, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga merupakan cerminan nilai-nilai luhur yang telah hidup dan berkembang dalam tradisi masyarakat adat Indonesia sejak dahulu kala. Karena itu, keberadaan masyarakat adat dan kearifan lokal harus terus menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

“Adat, budaya, dan Pancasila merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan bangsa Indonesia. Nilai gotong royong, musyawarah, persaudaraan, dan keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila telah lama menjadi nafas kehidupan masyarakat adat di seluruh Nusantara,” ujar Tuanku Raja Gontar IV.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tuanku Raja Gontar IV juga berkesempatan melakukan silaturahmi dan foto bersama dengan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, serta Ibu Kahiyang Ayu Bobby Nasution. Selain itu, beliau juga bertemu dengan Brigadir Jenderal Polisi Tata, perwakilan delapan etnis adat dan budaya Sumatera Utara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara beserta jajaran, serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Kehadiran Tuanku Raja Gontar IV dalam peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut menjadi wujud nyata dukungan kalangan kerajaan dan masyarakat adat terhadap upaya memperkokoh persatuan nasional, memperkuat karakter kebangsaan, serta menjaga warisan budaya bangsa di tengah dinamika perkembangan zaman.

Momentum Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 diharapkan semakin mempererat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, berkepribadian dalam kebudayaan, serta tetap berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

“Pancasila adalah rumah besar seluruh anak bangsa, sementara adat dan budaya adalah akar yang menjaga kokohnya persatuan Indonesia dari Sabang sampai Merauke.” tutup Tuanku Raja Gontar IV.

Bar.S/Endi.S

News Feed