Isra Miraj Jadi Momentum Rekonstruksi, Perisai Syarikat Islam Sulteng Resmi Dilantik

Nasional25 views

PALU – Momentum peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan sebagai titik awal konsolidasi gerakan Perisai Syarikat Islam (PSI) Sulawesi Tengah. Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Perisai Syarikat Islam Sulteng periode 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Gedung Pogombo, Sabtu (17/1/2026).

‎Pelantikan ini mengusung tema besar “Rekonstruksi Gerakan: Membangun Perisai Syarikat Islam sebagai Laboratorium Peradaban Perekonomian Rakyat”. Tema tersebut menegaskan arah baru PSI sebagai organisasi yang tidak hanya berfokus pada pengamanan dan kaderisasi, tetapi juga penguatan nilai keadilan sosial, kemanusiaan, dan ekonomi kerakyatan berbasis nilai Islam.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Perisai Syarikat Islam, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang selaras dengan makna spiritual Isra Miraj sebagai perjalanan iman dan kepemimpinan moral umat.

‎Ketua Panitia dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan ini menjadi bagian dari konsolidasi struktural dan ideologis organisasi. Menurutnya, penguatan internal menjadi fondasi utama untuk menjadikan Perisai Syarikat Islam sebagai laboratorium peradaban perekonomian rakyat yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

‎Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Perisai Syarikat Islam, Muhammad Nur. Agenda pengukuhan meliputi pembacaan Surat Keputusan, pengucapan sumpah jabatan, penandatanganan naskah pengukuhan, serta ikrar Perisai Syarikat Islam yang diikuti seluruh pengurus dengan penuh khidmat.

‎Usai pelantikan, Ketua Wilayah Perisai Syarikat Islam Sulawesi Tengah terpilih, Muh. Tawwab, menegaskan komitmen perjuangan dan loyalitas organisasi. Ia menekankan pentingnya konsolidasi cabang secara mandiri, profesional, dan bebas dari intervensi.

‎“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi identitas perjuangan dan ruang kolaborasi antara pemuda dan pemerintah. Perisai Syarikat Islam harus menjadi wadah lahirnya ide-ide kreatif pemuda Sulawesi Tengah untuk kemajuan daerah,” ujar Muh. Tawwab.

‎Ketua Umum Perisai Syarikat Islam, Adhitya Yusman, dalam sambutannya mengajak kader menjadikan refleksi Isra Mi’raj sebagai pengingat akan tanggung jawab hidup, pengabdian, dan persatuan. Ia menegaskan Perisai merupakan pilar penting dalam penguatan ideologi, kaderisasi, serta pengabdian kepada umat dan bangsa.

‎“Hidup itu berkali-kali, mati itu sekali. Karena itu mari kita jaga kerukunan umat beragama, Bhineka Tunggal Ika, dan Perisai Syarikat Islam sebagai benteng nilai keislaman dan kebangsaan,” tegas Adhitya.

‎Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah Syarikat Islam Sulawesi Tengah, Dr. Husein Hi. Moh. Saleh, yang menekankan peran strategis Perisai sebagai garda terdepan pengamanan, kaderisasi, dan penguatan gerakan Syarikat Islam di daerah.

‎Peringatan Isra Miraj juga diisi dengan tausiah yang menekankan pentingnya kejujuran, amanah, dan tanggung jawab dalam kepemimpinan serta kehidupan bermasyarakat.

‎Acara ini turut dihadiri Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Endi Sutendi. Dalam sambutannya, Kapolda Sulteng mengapresiasi peran Perisai Syarikat Islam sebagai organisasi kemasyarakatan yang konsisten menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.

News Feed