Jayalah IPB kita, IPB Kampus Rakyat!

Umum11 views

 

Selamat dan sukses buat Aksi Relawan Mandiri (ARM) IPB University atas pengabdiannya membantu masyarakat terkena musibah bencana alam di Sumatera.

Juga aktivis ARM membantu mahasiswa IPB bertugas kuliah kerja nyata (kkn) di salah satu desa di kawasan pergunungan kaki gunung Salak Bogor. Akan tetapi saya baca beritanya, mhs yang berKkn belum memperkenalkan teknologi tepat guna (ttg) Biopori, karya Bpk. Kamir Brata, dosen Faperta IPB.

Beberapa waktu lalu saya AA pernah berkunjung ke Rumah Biopori Centre, menemui Bpk Kamir Brata, untuk mengenal lebih dalam tentang seluk beluk Biopori. Untuk lebih jelasnya apa, bgm dan manfaat Biopori secara ringkas tsb,
saya share 2 (dua) artikel yang pernah saya tulis disertai gambar-gambar serta video dari bpk Kamir, narasi tentang Biopori. Dengan harapan agar bisa digunakan oleh para mhs Tim KKN IPB yang tengah bertugas di Taman Sari Kab. Bogor tsb, karena saya baca tulisan tentang konservasi lahan dan air di daerah dataran tinggi/daerah pegunungan kaki Gn Salak Endah Bogor, belum atau tidak disebut/disinggung sama sekali penggunaan teknologi tepat guna (TTG) Biopori, karya bpk It. Kamir Brata.MSc, dosen ilmu tanah Faperta IPB University, kini beliau sudah pensiun.

Biopori yang saya tahu sdh dikenal luas penerapanya di lingkungan masyarakat Kota Bogor dan DKI Jakarta.
Harap dibaca 2 artikel saya mengenai Biopori, saya sdh share ke WAG HA IPB
Oh ya..
Ahmad Husein, Ketua ARM HA IPB University, tahu dan kenal saya, mantan wartawan /jurnalis majalah Gatra. Tempo doeleo sekitar pertengahan Mei 1998 pernah mewawancarai saya AA di kampus Universitas Djuanda (UNIDA) Ciawi Bogor, terkena musibah difitnah oknum Polresta/Polwil Bogor bahwa meninggal dunianya, matinya anggota polres Bogor alm bpk. Dadang di halaman Masjid Amaliyah Ciawi Bogor yang sedang menunaikan tugas pengamanan demontrasi mahasiswa UNIDA pro reformasi tgl 5 Mei 1998, dituduh/”dibunuh” Mahasiswa UNIDA. Saya AA waktu mendapat tugas dari kampus sebagai koordinator Tim Medianya, ketika itu tugas saya banyak dibantu para wartawan utk penetrasi pemberitaan yang memojokan mahasiswa dan almamater UNIDA Bogor, dan ada 3 orang mahasiswa UNIDA yang dituduh membunuh aparat kepolisian yang sedang bertugas, sehingga ditangkap Polres Bogor yaitu sdr Syaiful, Emon dan Tb Imran, ditahan di Mapolres Cibinong Bogor. Salah seorang wartawan tsb yang membantu pemberitaan matinya polisi Dadang karena terkena serangan jantung, bukan dikeroyok mahasiswa UNIDA, adalah Ir Ahmad Husain, alumni IPB, wartawan dari majalah Gatra Jkt, yang mewancarai saya AA, dosen tetap UNIDA Bogor yang bertugas untuk penetrasi bad news terhadap kampus UNIDA dan menyelamatkan 3 orang mahasiswa yang ditangkap polisi, waktu itu. Alhamdulillah saya ingat adinda Husein yang kini memimpin ARM HA IPB University.

Saya juga masih ingat, beberapa waktu lalu, kita pernah bertemu dan ngobrol di ICC IPB Botani Square Br Siang Bogor City, anda bercerita tentang badan otonom HA IPB yaitu ARM.
Oh ya adinda Husein, saya terus mengikuti berita-berita bagus (good news) aktivitas pengabdian masyarakat ARM IPB University di lokasi bencana alam Aceh, para aktivis ARM menelusuri kampung-kampung yang tersolasi dengan medan berat, sehingga kesulitan dalam penyediaan sandang dan pangan seperti sembako dan pakaian, air bersih dll yang dibutuhkan warga masyarakat terkena bencana alam, dan alhamdulillah ARM HA IPB hadir.

Subhanallah, saya senang and happy melihat para relawan ARM berjibaku, dan mewakili almamater IPB yang tempo doeloe pada thn 1980an dikenal sebagai “Kampus Rakyat”. Alhamdulillah faktanya masih demikian, dedikasi kerakyatan Civa IPB beserta alumninya tampak belum luntur, pudar dan atau hilang, walaupun IPB sbg campus exellence di Indonesia, warna elitisnya mulai tampak. Akan tetapi warna pengabdian kepada rakyat, tidak hilang spt program kuliah kerja nyata (kkn), praktek lapang mhs IPB masih jalan terus, go a head! Juga peran dan fungsi ARM HA IPB yang giat turun ke lokasi musibah bencana alam di Sumatera (Aceh,Sumut dan Sumbar) selama beberapa bulan ini hingga sekarang, saya rasa sangat mengharumkan nama baik almamater IPB University sebagai Kampus Rakyat, predikatnya tetap dipertahankan. Hal ini berkat dedikasi dan loyalitas yang gigih/kerja keras based on cerdas dan ikhlas dari para aktivis ARM HA IPB antara personalnya spt add Husein, Irfan, Fathoni dan banyak lagi yang lain, sehat dan tetaplah bersemangat!

Akhirulkalam,
semoga Allah SWT selalu memberkahi usaha-usaha kita dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah bencana alam di Sumatera. Sekian dan terima kasih atas segala perhatian dan kerjasamanya.

Hidup ARM HA IPB,
Jayalah IPB kita,

Gallery and Ecofunopoly, Kp Wangun Atas Rt 06 Rw 01 Kel. Sindangsari Botim City, West Java, Kamis 21 Januari 2026##

Wassalam
====👍👏🤝
Dr.Ir.H.Apendi Arsyad. MSi (Alumni IPB, Dosen, Konsultan, Pegiat dan Pengamat serta Kritikus Sosial melalui Tulisan-Tulisannya di Medsos)

News Feed