KADIN Indonesia Perkuat Sinergi Strategis Cetak SDM Berdaya Saing Global bersama PT Taman Taruna Kebangsaan

Nasional22 views

Kesbangnews.com – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional agar mampu bersaing di tingkat global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan PT Taman Taruna Kebangsaan (PT TTK) di Kantor KADIN Indonesia, Lantai 29, Menara Kadin Indonesia, Kuningan Timur, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026).

 

Audiensi dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Bidang Perlindungan Pengusaha dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) KADIN Indonesia, Nofel Saleh Hilabi , yang menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan pemerintah dalam mencetak tenaga kerja Indonesia yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing internasional.

 

Menurut Nofel, Indonesia memiliki potensi besar melalui bonus demografi yang harus dioptimalkan dengan pendidikan vokasi berkualitas, penguasaan bahasa asing, serta peningkatan kompetensi sesuai kebutuhan industri global.

 

“Kita harus mampu memanfaatkan seluruh potensi yang dimiliki bangsa ini. KADIN siap menjadi penghubung antara dunia usaha dan lembaga pendidikan untuk melahirkan tenaga kerja Indonesia yang profesional, kompetitif, dan siap menjawab kebutuhan pasar kerja internasional,” tegas Nofel Silalahi.

 

Dalam audiensi tersebut turut hadir Filius Yandono, Komite Tetap (Komtap) Bidang Penempatan KADIN Indonesia, yang menyatakan dukungannya terhadap penguatan kolaborasi dalam pengembangan tenaga kerja Indonesia untuk pasar internasional. Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem penempatan tenaga kerja yang profesional, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan industri global.

 

Nofel menilai program Ausbildung di Jerman merupakan salah satu model pendidikan vokasi yang patut didorong karena mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan praktik kerja langsung di perusahaan. Sistem tersebut dinilai mampu menghasilkan tenaga kerja yang siap memasuki dunia industri sekaligus memiliki pengalaman kerja sejak masa pendidikan.

 

Atas dasar itu, KADIN Indonesia menyambut baik inisiatif PT Taman Taruna Kebangsaan melalui Magna Education yang selama ini aktif mempersiapkan calon peserta melalui pelatihan bahasa Jerman, penguatan kompetensi, hingga pendampingan menuju pendidikan dan penempatan kerja di Jerman.

 

Direktur Utama PT Taman Taruna Kebangsaan, Widi Adia Nugraha, menyampaikan apresiasi atas dukungan KADIN Indonesia terhadap pengembangan pendidikan vokasi internasional.

 

“Kami meyakini kolaborasi dengan KADIN akan memperkuat ekosistem pengembangan SDM Indonesia. Saat ini ratusan peserta telah mengikuti program kami, mulai dari pelatihan bahasa, persiapan keberangkatan, hingg pendidikan dan penempatan kerja di Jerman. Sinergi ini diharapkan semakin memperluas peluang generasi muda Indonesia untuk memperoleh pendidikan dan karier bertaraf internasional,” ujar Widi.

 

Direktur Program Magna Education, Elmo Jaya Perwata, mengatakan kerja sama dengan KADIN akan memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia usaha sehingga proses penyiapan tenaga kerja menjadi lebih terarah, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan industri global.

 

Sementara itu, Manager Consultants Magna Education, Wahyu Rahmadan , menyebut minat masyarakat terhadap program Ausbildung terus menunjukkan tren positif, terutama dari kalangan lulusan baru yang ingin memperoleh pendidikan vokasi sekaligus pengalaman kerja profesional di Jerman.

 

Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kemitraan strategis antara KADIN Indonesia dan PT Taman Taruna Kebangsaan dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang berorientasi pada kebutuhan dunia usaha dan industri global. Melalui sinergi tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kompetensi internasional, mampu bersaing di pasar kerja global, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa.

News Feed