Pak Presiden Prabowo Subianto yang terhormat, perhatikanlah komentar-komentar ribuan rakyatmu di postingan-postingan FB saya, baik yang pro maupun yang kontra Pemerintah, baik yang Termul maupun yang kontra Termul, bahasanya banyak yang jorok-jorok dan kasar-kasar.
Apa ini semua berkat keteladanan Pak Presiden yang gemar melontarkan bahasa yang kasar-kasar, seperti, “ndasmu”, dulu itu?
Ataukah ini semua gara-gara rakyat sudah begitu kesal dan jengkel pada prilaku Pak Prabowo, lebih khususnya lagi pada prilaku Jokowi, Gibran dan para pejabat negara atau elite-elite politik lainnya yang seringkali tidak memberi contoh berbahasa dan berprilaku yang baik?
Saya sudah capek menghapus-hapusi komentar-komentar yang kasar dan jorok-jorok, tapi selalu saja muncul yang lain lagi, dari orang-orang lainnya, baik yang Termul maupun yang kontra Termul.
Waspada saja Pak Presiden, Pemerintah berada dalam ancaman bahaya yang nyata. Ketika gelombang amarah dan keputus asaan rakyat memuncak, revolusi sosial itu akan terjadi dan akan menggulung apa yang selama ini rakyat murkai. Mohon berbenahlah, sebelum semuanya terlambat !…(SHE).
13 Februari 2026.
Salam Hormat:
Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Pemerhati Politik.









