Kepala BKN: Vaksinasi HPV Bukti Konkrit BKN Peduli Kesehatan dan Produktivitas ASN Perempuan*

Nasional53 views

 

Jakarta – Humas BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kesehatan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan dengan menyelenggarakan vaksinasi HPV. Program ini merupakan bagian dari program nasional ‘Sejuta Vaksin Kanker Serviks’ yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus KORPRI Nasional. Dukungan penuh ini menegaskan peran BKN dalam mendukung agenda KORPRI untuk meningkatkan derajat kesehatan perempuan Indonesia melalui pencegahan dini kanker serviks.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala BKN Prof. Zudan Arif menyampaikan apresiasi atas kolaborasi erat ini. Ia menekankan bahwa pencegahan kanker serviks merupakan investasi strategis untuk melindungi Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur dan ketahanan keluarga.

“Saya sangat senang dan berharap program seperti ini dapat berkelanjutan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian KORPRI untuk menyehatkan ASN dan keluarganya. Kita tahu, kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah, sehingga langkah preventif ini sangat krusial,” tutur Zudan pada Jumat (06/02/2026) di Aula Kantor BKN Pusat, Jakarta.
Lebih lanjut, Zudan menyoroti pentingnya aksi kolektif menghadapi kanker serviks yang merupakan penyebab kematian tertinggi pada perempuan di dunia. “Kanker serviks adalah pembunuh kedua tertinggi di dunia. Melalui program kesehatan KORPRI, seperti vaksinasi flu, hepatitis, demam berdarah, dan kini HPV, kita melihat fokus serius untuk membangun ASN yang sehat dan produktif,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Pengurus KORPRI BKN, Neny Rochyani, menegaskan bahwa partisipasi aktif BKN merupakan kontribusi penting bagi kesuksesan program nasional ini. “Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks adalah wujud nyata komitmen KORPRI untuk melindungi perempuan ASN di seluruh Indonesia. Dengan aksi ini, BKN turut serta dalam upaya preventif nasional dan mendorong kesadaran bersama akan vitalnya vaksinasi HPV,” ungkap Neny.
Neny juga menekankan bahwa vaksinasi ini terbuka bagi berbagai usia dan diharapkan edukasi dari tenaga medis dapat meningkatkan partisipasi. “Jika masih ada keraguan, semua akan dijelaskan dokter dengan rinci. Terima kasih atas antusiasme semua peserta, semoga ikhtiar kita hari ini menjadi langkah awal perlindungan kolektif dari kanker serviks,” pungkasnya.

Dari perspektif medis, tenaga kesehatan Hariyadi Wibowo mengonfirmasi keampuhan vaksinasi HPV sebagai tameng utama pencegahan. “Kanker serviks termasuk penyakit mematikan yang sangat bisa dicegah. Vaksinasi HPV adalah perlindungan terbaik. Dengan program untuk ASN perempuan ini, kita tidak hanya menyelamatkan individu, tetapi juga mengamankan masa depan keluarga dari beban penyakit berat,” papar Hariyadi.

Program yang antusias diikuti oleh ASN perempuan dan keluarga ASN BKN ini tidak sekadar aktivitas kesehatan, tetapi juga mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian institusi terhadap aset terbesarnya: SDM yang sehat dan terlindungi. Langkah kolaboratif BKN dan KORPRI ini diharapkan dapat menginspirasi institusi lain untuk bersama-sama membentengi perempuan Indonesia dari ancaman kanker serviks.

News Feed