Matangkan Pilot Project Brigade Pangan di Bekasi, PB IKA BEM Nusantara Dorong Percepatan Swasembada Pangan

Nasional521 views

Kesbangnews.com – Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (PB IKA BEM Nusantara) mulai mematangkan persiapan pilot project Brigade Pangan di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Inisiatif ini menjadi langkah konkret organisasi dalam mendorong keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sekaligus mendukung agenda swasembada pangan nasional.

 

Persiapan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi strategis PB IKA BEM Nusantara dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dalam pertemuan itu, organisasi memperoleh respons positif terkait peluang fasilitasi sarana dan prasarana pertanian modern, termasuk alat dan mesin pertanian (alsintan), untuk mendukung pengembangan program di tingkat desa.

 

Desa Sukawangi diproyeksikan menjadi lokasi percontohan pengembangan pertanian berbasis pemuda melalui penguatan pengelolaan lahan produktif, pemanfaatan teknologi, serta penerapan manajemen agribisnis yang terintegrasi. Persiapan di lapangan diarahkan untuk membangun model pemberdayaan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat setempat.

 

Ketua Umum PB IKA BEM Nusantara, Tomy Suswanto, S.E., M.M., menegaskan bahwa keterlibatan organisasi tidak berhenti pada tahap koordinasi dan peninjauan, tetapi diarahkan pada persiapan implementasi program yang melibatkan kader alumni BEM, petani, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan terkait.

 

“Sesuai komitmen kami dalam membangun sinergi dengan Kementerian Pertanian, PB IKA BEM Nusantara siap menggerakkan kader-kader intelektual alumni BEM untuk terlibat dalam persiapan dan pengembangan pilot project Brigade Pangan di Desa Sukawangi. Kami ingin mendorong pertanian yang lebih modern, produktif, dan dikelola secara profesional melalui optimalisasi lahan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan manajemen agribisnis,” ujar Tomy.

 

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam mendorong regenerasi petani dan memperluas peluang ekonomi di sektor pertanian. Karena itu, pengembangan Brigade Pangan diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha pertanian dan lapangan kerja di pedesaan.

 

Dukungan terhadap rencana tersebut juga disampaikan Kepala Desa Terpilih Sukawangi periode 2026–2034, Royadi Sopiyan, S.E., M.M. Ia menyambut positif rencana PB IKA BEM Nusantara yang menjadikan Desa Sukawangi sebagai lokasi percontohan pengembangan pertanian berbasis kolaborasi.

 

“Kami mengapresiasi kehadiran dan keseriusan PB IKA BEM Nusantara dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di Desa Sukawangi. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat petani, Babinsa, dan kalangan intelektual alumni BEM diharapkan dapat memperkuat pembangunan pertanian sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Royadi.

 

Ke depan, pematangan pilot project ini membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemetaan potensi lahan, identifikasi kebutuhan sarana produksi, kesiapan sumber daya manusia, hingga penyusunan pola pengelolaan dan keberlanjutan usaha pertanian.

 

Melalui langkah tersebut, PB IKA BEM Nusantara berupaya mengambil peran dalam membangun ekosistem pertanian yang produktif dan berdaya saing. Desa Sukawangi diharapkan dapat menjadi salah satu model kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda dalam mendukung penguatan ketahanan pangan serta pencapaian swasembada pangan nasional.

News Feed