Menteri Koordinator Kelahiran Padang: Jenderal TNI (Hor.) Djamari Chaniago, Pangkostrad Legendaris yang Menjabat Menko Polkam di Usia Senja.

Umum205 views

 

Struktur pemerintahan Indonesia saat ini mencatat nama Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago sebagai sosok inspiratif asal Sumatera Barat yang memiliki karier militer dan politik yang sangat panjang. Lahir di Padang pada 8 April 1949, Djamari merupakan putra dari pasangan Mochtar yang berasal dari Tabek Patah, Tanah Datar, dan Djamilah yang berasal dari Ulak Karang, Padang, bersuku Chaniago. Titik awal pengabdiannya dimulai sebagai lulusan AKABRI tahun 1971 dari kesatuan Infanteri Baret Hijau Kostrad. Sebagai perwira tempur, ia menempa kemampuannya dalam berbagai operasi militer penting di Aceh dan Timor Timur sepanjang era 1970-an hingga 1990-an.

Maksud utama dari perjalanan kariernya adalah dedikasi tanpa henti pada kedaulatan negara melalui berbagai jabatan komando strategis. Djamari tercatat pernah memimpin satuan-satuan elit, mulai dari Danyonif Linud 330/Tri Dharma hingga menjadi Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad. Puncak kepemimpinan militernya di wilayah Jawa Barat ditandai saat ia menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi pada tahun 1997. Kepercayaan besar negara kepadanya semakin nyata ketika ia dipromosikan menjadi Panglima Kostrad pada Mei 1998, sebuah posisi krusial di masa transisi reformasi Indonesia. Sebelum memasuki masa pensiun pada 2004, ia sempat menduduki kursi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat dan akhirnya menjabat sebagai Kepala Staf Umum (Kasum) TNI.

Titik balik yang mengejutkan sekaligus bersejarah terjadi pada 17 September 2025, ketika Presiden Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Penunjukan ini menjadikannya sebagai menteri tertua dalam sejarah kabinet Indonesia saat dilantik. Menariknya, pada tahun 1998, Djamari pernah menjabat sebagai Sekretaris Dewan Kehormatan Perwira terkait kasus Prabowo Subianto, namun kini keduanya bersinergi dalam pemerintahan demi kepentingan bangsa. Sebelum pelantikannya sebagai Menko, ia juga menerima kenaikan pangkat istimewa menjadi Jenderal TNI Kehormatan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi panjangnya.

Kini, di usia 76 tahun, Jenderal Djamari Chaniago tetap berdiri tegak mengawal stabilitas politik dan keamanan nasional. Selain perannya di pemerintahan, ia juga aktif sebagai Anggota Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan periode 2025–2030. Jejak langkahnya dari seorang anak tentara di Ranah Minang hingga menjadi jenderal bintang empat kehormatan dan menteri koordinator menjadi bukti nyata bahwa semangat pengabdian tidak mengenal batas usia. Sosoknya merepresentasikan karakter urang Minang yang tangguh, intelektual, dan setia pada janji bakti kepada tanah air.

Sumber: [Wikipedia Bahasa Indonesia] – “Djamari Chaniago”

#DjamariChaniago #MenkoPolkam #TokohMinang #Pangkostrad #TNIAD #KabinetPrabowo #PutraPadang #JenderalKehormatan #SejarahMiliter

News Feed