MENTERI PU DAN GUBERNUR SUMBAR INSTRUKSIKAN JALUR LEMBAH ANAI FUNGSI 24 JAM SELAMA LIBUR LEBARAN

Ekonomi162 views

MENTERI PU DAN GUBERNUR SUMBAR INSTRUKSIKAN JALUR LEMBAH ANAI FUNGSI 24 JAM SELAMA LIBUR LEBARAN

Editor : TEUKU HUSAINI

PADANG — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menginstruksikan agar jalur Lembah Anai difungsikan 24 jam penuh selama libur Lebaran. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, sekaligus meningkatkan keselamatan para pemudik di jalur strategis tersebut.
Jalur Lembah Anai, yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi serta daerah sekitarnya, menjadi salah satu rute favorit pemudik. Setiap Lebaran, jalur ini kerap mengalami kemacetan di titik-titik rawan, terutama tikungan tajam dan daerah rawan longsor. Dengan fungsionalisasi 24 jam, pemerintah berharap pemudik dapat bergerak lebih lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Instruksi Menteri PUPR dan Gubernur Sumbar mencakup pengaturan lalu lintas secara intensif, penambahan penerangan jalan, serta penempatan personel di titik-titik rawan. Selain itu, tim tanggap darurat dan peralatan pendukung disiagakan untuk menangani potensi hambatan, seperti kecelakaan atau kondisi jalan yang membahayakan.
Koordinasi antara Dinas PUPR Sumbar, kepolisian, serta instansi terkait menjadi kunci keberhasilan strategi ini. Menteri Dody Hanggodo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. “Kita ingin mudik Lebaran berlangsung lancar dan aman bagi semua pengguna jalan,” ujarnya. Gubernur Mahyeldi Ansharullah menambahkan, pemerintah daerah akan mendukung penuh dengan memastikan pemeliharaan jalan, pengawasan tebing rawan longsor, dan kesiapan fasilitas pendukung seperti rest area dan posko darurat.
Pelaksanaan fungsionalisasi jalur 24 jam dimulai beberapa hari sebelum Lebaran dan berlangsung hingga puncak arus balik. Sistem buka-tutup jalur juga diterapkan untuk mengurangi risiko kemacetan panjang, terutama pada puncak arus mudik.
Selain itu, pemerintah daerah melakukan pemeliharaan rutin seperti pembersihan drainase, perbaikan jalan rusak, dan pengawasan tebing agar tidak terjadi longsor. Fasilitas penunjang seperti rest area dan posko darurat diperkuat agar pelayanan bagi pengendara optimal.
Fokus utama pemerintah adalah penanganan titik rawan longsor yang sebelumnya sering menghambat arus lalu lintas. Tim PUPR bersama instansi terkait menyiagakan peralatan berat, seperti eskavator dan truk pengangkut material, untuk penanganan cepat jika terjadi hambatan atau bencana.
Selain aspek fisik, informasi real-time kepada pemudik juga menjadi prioritas. Data terkait kondisi jalur Lembah Anai akan disebarkan melalui media sosial resmi, radio, dan aplikasi navigasi, sehingga pengguna jalan bisa memantau situasi sebelum dan selama perjalanan.
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap arus mudik dan balik di Sumatera Barat, khususnya jalur Lembah Anai, dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Kebijakan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, yang menilai pemerintah melakukan antisipasi proaktif terhadap kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan di jalan raya.
Secara keseluruhan, fungsionalisasi jalur Lembah Anai selama 24 jam menjadi strategi utama pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat di tengah tingginya mobilitas saat libur panjang.(Sinyalgones.com)

News Feed