PASUKAN PRABOWO: Lima Tuntutan Demonstran Tidak Relevan

Nasional55 views

 

Jakarta – PASUKAN Prabowo (Pasprobo) menyikapi perkembangan situasi nasional terkait aksi unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, Pasprobo menyatakan bahwa 5 Tuntutan Demonstran tidak relevan dengan fakta pencapaian kinerja pemerintahan Indonesia, saat ini.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pasprobo Saiful Chaniago menyampaikan lima pernyataan sikap secara tegas.

Pertama, terkait tuduhan pemborosan APBN. Kami tegaskan bahwa tuduhan itu samasekali tidak mendasar. Karena Alhamdulillah, Presiden Prabowo Subianto, sejak awal kepemimpinannya telah menerapkan prinsip efisiensi yang sangat ketat pada semua lini penyelenggara pemerintahan Indonesia. Yakni, Reformasi birokrasi dan pengawasan anggaran berjalan optimal demi memastikan setiap rupiah uang rakyat kembali untuk kepentingan rakyat,” katanya.

Kedua, Terkait Tuntutan Penurunan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM. “Narasi yang dibangun seolah-olah terjadi krisis harga adalah keliru. Karena, Alhamdulillah, hingga saat ini harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat serta BBM berada dalam kondisi yang sangat stabil. Seluruh intervensi kebijakan pangan dan energi yang diambil pemerintah terbukti selaras dengan dinamika harga pasar global maupun domestik tanpa membebani daya beli masyarakat.

Ketiga, Terkait Desakan untuk Menghentikan Program MBG dan KOPDES. “Kami menolak keras tuntutan untuk menghentikan program-program ini, karena, Alhamdulillah, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (KOPDES) terbukti secara nyata telah memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya dalam memutar roda ekonomi di tingkat akar rumput dan memperbaiki kualitas gizi generasi muda.

Keempat, Terkait Isu Militerisme. Bahwa tuduhan mengenai bangkitnya militerisme adalah propaganda yang usang. Karena Alhamdulillah sistem demokrasi di Indonesia saat ini berjalan secara optimal dan terbuka. Tentunya, Segala bentuk tata kelola pertahanan, keamanan, dan penegakan hukum yang melibatkan elemen militer berjalan murni berdasarkan koridor konstitusional bernegara yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Kelima, terkait tuntutan agar pemerintah mengakui kesalahan. “Nah, Kami sampaikan dengan kepala tegak bahwa pemerintahan tidak sedang berjalan di jalur yang salah. Alhamdulillah, kepemimpinan pemerintahan Indonesia saat ini berjalan secara konsisten, teguh, dan konsekuen dalam menunaikan segala kewajiban konstitusional bernegara demi kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.”

Menurut Saiful Chaniago, demokrasi memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, namun aspirasi tersebut haruslah berpijak pada data objektif dan fakta di lapangan, bukan sekadar komoditas politik untuk memicu kegaduhan.

“Pasprobo akan terus mengawal jalannya roda pemerintahan ini agar program-program pro-rakyat tetap berjalan tanpa hambatan dari narasi-narasi yang tidak relevan,” kata Saiful Chaniago.

Pernyataan sikap Pimpinan Pusat PASPROBO (Pasukan Prabowo) ditandatangani oleh Ketua Umum PP Pasprobo, Saiful Chaniago dan Sekretaris Jenderal Paspribo, Sukarya Putra.

News Feed