PEMKO PADANG KEMBALI GELAR PASAR PABUKOAN RAMADAN DI RTH IMAM BONJOL

Daerah204 views

 

Editor: TEUKU HUSAINI

Pemko Padang melalui Dinas Perdagangan kembali menghadirkan tradisi tahunan Pasar Pabukoan guna menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi dan merangsang perputaran ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM lokal.
Pasa Pabukoan yang digelar di area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol resmi dibuka pada hari pertama puasa, Rabu (18 Februari 2026). Pemerintah kota telah menyiapkan sebanyak 39 meja dagang untuk para pedagang kuliner yang menyediakan aneka makanan dan minuman berbuka puasa bagi warga Kota Padang dan pengunjung.
Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan Kota Padang, Nengsih, menerangkan bahwa Pemko Padang berharap pasar ini bisa menjadi ruang yang nyaman dan aman untuk masyarakat berburu takjil serta menyokong penggerak ekonomi kecil di tengah masyarakat. Ia juga mengimbau kepada pedagang untuk senantiasa menjaga kualitas makanan dan minuman yang dijual dengan bersih, sehat, dan terjaga higienitasnya.
Selain itu, petugas kebersihan disiapkan untuk rutin mengangkut sampah di sekitar lokasi, sementara petugas keamanan dari Satpol PP juga dikerahkan untuk menjaga ketertiban selama pasar berlangsung. Untuk mendukung suasana yang lebih baik, seluruh pedagang diminta menyediakan tong sampah di setiap meja dagang.
Pasar Pabukoan merupakan tradisi yang kerap dinantikan masyarakat Kota Padang karena menyediakan berbagai menu khas berbuka puasa seperti es cendol, lopis, serabi, gulai kambing, aneka gorengan serta jajanan tradisional yang menjadi favorit warga lokal.
Tradisi ini juga menjadi momen penting bagi pelaku UMKM kuliner untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas sekaligus meningkatkan penghasilan mereka selama bulan Ramadan. Selama pasar berlangsung, biasanya pengunjung tidak hanya datang untuk membeli takjil, tetapi juga merasakan suasana kebersamaan dan keceriaan Ramadan di Kota Padang.
Pemerintah kota berharap bahwa Pasar Pabukoan tidak hanya sekadar tempat membeli makanan tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial antarwarga dan mendukung geliat ekonomi masyarakat secara keseluruhan selama bulan suci ini.
Dengan kembalinya Pasar Pabukoan, tradisi Ramadan di Padang kembali hidup, menggabungkan semarak kuliner, budaya lokal, dan dukungan terhadap pelaku usaha kecil menengah di tengah tantangan ekonomi saat ini.

News Feed