PEMPROV SUMBAR PRIORITASKAN DAERAH TERDAMPAK BENCANA DALAM SAFARI RAMADHAN 2026

Daerah63 views

 

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memastikan kegiatan Safari Ramadhan tahun 2026 akan difokuskan ke daerah-daerah yang terdampak bencana alam. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Gubernur Sumatera Barat melalui jajaran pemerintah daerah menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami musibah seperti banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemprov Sumbar akan mengarahkan tim Safari Ramadhan ke nagari dan kecamatan yang mengalami dampak paling berat. Selain kegiatan keagamaan, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan sosial, dukungan fasilitas ibadah, serta mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Safari Ramadhan harus memberi manfaat nyata. Daerah yang sedang tertimpa bencana perlu mendapat perhatian lebih, baik secara spiritual maupun bantuan langsung,” ujar salah seorang pejabat Pemprov Sumbar.
Pemprov Sumbar juga berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar lokasi Safari Ramadhan benar-benar tepat sasaran. Data daerah terdampak bencana akan menjadi acuan utama dalam penentuan jadwal dan rute kunjungan.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong, sejalan dengan nilai-nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah yang menjadi filosofi masyarakat Minangkabau. Kehadiran pemerintah di bulan suci Ramadhan diyakini dapat menjadi penguat moral bagi masyarakat yang sedang diuji.
Safari Ramadhan 2026 juga akan diisi dengan tausiyah, dialog bersama masyarakat, serta penyerahan bantuan pembangunan dan renovasi masjid maupun mushala di wilayah terdampak. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjadikan Safari Ramadhan sebagai sarana mendekatkan pelayanan publik dengan masyarakat akar rumput.
Dengan kebijakan ini, Pemprov Sumbar berharap pemulihan sosial dan spiritual masyarakat pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com

News Feed