Penurunan Stunting Diharapkan Lebih Maksimal

Nasional240 views

 

Depok – Pemerintah terus ngebut menurunkan angka stunting. Salah satu caranya, lewat penguatan penilaian kinerja pemerintah daerah.

Upaya ini dibahas dalam kegiatan koordinasi tingkat pusat yang digelar 16–17 April 2026 di Depok, Jawa Barat.

Direktur SUPD III Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Fauzan Hasan, bilang kalau stunting masih jadi masalah besar nasional.

Makanya, penanganannya nggak bisa setengah-setengah. Harus dikerjakan bareng, lintas sektor, dan saling terhubung.

Pemerintah sendiri menargetkan angka stunting turun jadi 14,2 persen di 2029, lalu ditekan lagi sampai 5 persen di 2045.

“Penilaian kinerja daerah itu penting, supaya program yang dijalankan benar-benar jalan, terukur, dan ada hasilnya,” jelasnya.

Dari hasil penilaian tahun 2025, sudah ada 197 kabupaten/kota yang masuk kategori berkinerja baik. Tapi, masih banyak juga yang ada di kategori sedang dan kurang.

Ke depan perlu penguatan strategi, pendampingan, dan perbaikan metode penilaian supaya makin banyak daerah yang naik level di 2026 dan 2027.

Sementara itu, panitia kegiatan, Heri Supriyanto, menjelaskan fokus utama kegiatan ini.

Mulai dari evaluasi 31 indikator kinerja daerah, menyusun metode penilaian yang lebih objektif dan transparan, sampai memperkuat kerja sama antar kementerian dan lembaga.

“Tujuannya biar semua punya pemahaman yang sama, dan langkah ke depan juga lebih jelas,” katanya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga.

Di antaranya perwakilan dari Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Kemendagri juga mendorong penggunaan sistem digital lewat Web Aksi Bangda. Selain itu, kualitas data dan ketepatan waktu pelaporan juga jadi hal penting supaya kebijakan yang diambil lebih tepat sasaran.

Untuk tahun 2026, ditargetkan ada 412 kabupaten/kota yang masuk kategori berkinerja baik. Sampai awal 2025, capaian sementara sudah di angka 252 daerah. Kalau dihitung akumulasi, sampai 2026 diproyeksikan bisa mencapai 449 daerah.

Ke depan, di 2027 ditargetkan ada tambahan 411 kabupaten/kota lagi yang berkinerja baik. Kalau tercapai, totalnya bisa tembus 1.020 kabupaten/kota secara nasional.

Pemerintah cukup optimistis target ini bisa tercapai, apalagi dengan kerja sama lintas sektor yang terus diperkuat.

Harapannya jelas, penurunan stunting bisa makin cepat, dan ke depan lahir generasi Indonesia yang lebih sehat, berkualitas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045.

News Feed