Penyerahan Hak Cipta Inovasi, Kepala BSKDN Tegaskan Pentingnya Perlindungan Karya Daerah

Nasional386 views

 

DaerahPenyerahan Hak Cipta Inovasi, Kepala BSKDN Tegaskan Pentingnya Perlindungan Karya Daerah
Surabaya- Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo menegaskan pentingnya perlindungan hukum terhadap karya inovasi daerah melalui penyerahan sertifikat hak cipta inovasi pada rangkaian kegiatan Penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2025 dan Penyerahan Sertifikat Hak Cipta Inovasi Provinsi Jawa Timur di Surabaya pada Kamis, 12 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Yusharto menyampaikan, penyerahan hak cipta inovasi bukan sekadar agenda administratif, melainkan bentuk nyata penghargaan negara terhadap ide, kreativitas, dan kerja keras pemerintah daerah dalam menghadirkan terobosan pelayanan publik yang lebih baik. “Penyerahan Hak Cipta Inovasi hari ini adalah langkah progresif dalam memuliakan ide dan kreativitas daerah yang patut terus dilanjutkan,” ungkap Yusharto

Dia mengatakan, perlindungan hak cipta menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem inovasi yang sehat dan berkelanjutan. Dengan adanya legalitas, inovasi tidak hanya terlindungi dari sisi hukum, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk direplikasi dan dikembangkan di daerah lain.

“Saya berharap penghargaan hari ini, tidak berhenti sampai di sini. Tugas kita di pemerintahan adalah memastikan inovasi ini dipatenkan, direplikasi, dan menjadi standar baru dalam pelayanan publik, termasuk pelayanan pendidikan nasional,” tambahnya.

Sementara itu, Yusharto juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, khususnya Dinas Pendidikan, atas konsistensinya membangun budaya inovasi yang kuat. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan inovasi bidang pendidikan tertinggi se-Indonesia yakni sebanyak 1.723 inovasi.

Terkait hal tersebut, Yusharto mengimbau Pemprov Jawa Timur untuk melakukan perlindungan hak cipta guna keberlanjutan inovasi yang lebih berkualitas dan memiliki kematangan dengan skala yang luas.

Di sisi lain, dia juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memanfaatkan platform berbagi inovasi yang telah disediakan Kemendagri sebagai sarana pembelajaran dan inspirasi antar daerah. “Tidak hanya terkait urusan pendidikan, seluruh inovasi yang telah dilaporkan dapat dipelajari oleh daerah melalui aplikasi tuxedovation yang dapat diakses secara umum sebagai sumber inspirasi dan ide kreatif yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menegaskan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. “Prestasi yang telah diraih oleh Jawa Timur harus terus dijaga. Pendidikan adalah kunci utama investasi masa depan. Jika urusan pendidikan dikelola dengan inovatif maka SDM Jawa Timur tidak hanya unggul di tingkat lokal tapi kompetitif di tingkat global,” pungkasnya.

News Feed