PERINGATAN HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ARUS BAWAH PDI PERJUANGAN YOGYAKARTA GELAR PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DI KAMPUNG BUMIJO

Daerah284 views

 

Yogyakarta, 9 Agustus 2026 — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta kembali turun langsung ke tengah masyarakat dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kampung Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2026, pukul 08.00–10.00 WIB tersebut berlangsung di balai RT setempat dan diikuti sekitar 50 warga. Pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta yang secara konsisten menyasar masyarakat di tingkat kampung.

Koordinator Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta, Jarot Kurniadi, mengatakan bahwa kegiatan di Kampung Bumijo merupakan kegiatan keempat yang dilaksanakan Arus Bawah sejak Mei 2026.

“Sejak awal kami memang ingin Arus Bawah hadir bukan hanya dalam wacana, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat. Fokus kami adalah kegiatan nyata di tingkat bawah, di kampung-kampung, tempat masyarakat menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Jarot.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut dimulai pada Mei dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional yang dilaksanakan di Kampung Cokrodiningratan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dalam rangka Bulan Bung Karno di Kampung Pakuningratan, kemudian memperingati peristiwa 27 Juli di Kampung Jetisharjo.

“Dan hari ini merupakan kegiatan yang keempat, bertepatan dengan rangkaian peringatan kemerdekaan RI ke-81 di Kampung Bumijo. Kebetulan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini juga berbarengan dengan semangat peringatan 17 Agustus di wilayah setempat yang diisi dengan berbagai perlombaan warga,” jelasnya.

Jarot menegaskan, semangat kemerdekaan bagi Arus Bawah tidak cukup hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan seremonial. Kemerdekaan, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi kepedulian dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kalau kita bicara kemerdekaan, maka salah satu wujudnya adalah memastikan rakyat mendapatkan perhatian. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar. Karena itu kami memilih kegiatan yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan warga,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan Arus Bawah akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang bersifat kerakyatan, dengan menjadikan kampung sebagai basis utama gerakan.

“Kami ingin membangun tradisi politik yang hadir di tengah rakyat. Bukan datang ketika membutuhkan suara, tetapi hadir ketika rakyat membutuhkan perhatian dan pelayanan,” tegas Jarot, yang baru saja terpilih sebagai Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Yogyakarta.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis di Kampung Bumijo juga dihadiri Antonius Fokki Ardiyanto, yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Yogyakarta periode 2009–2024.

Fokki memberikan apresiasi terhadap konsistensi Arus Bawah yang memilih bergerak dari kampung ke kampung dengan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, gerakan kerakyatan harus dibangun dari bawah dan tidak boleh kehilangan hubungan dengan rakyat.

“Politik kerakyatan itu ukurannya sederhana, apakah keberadaan kita dirasakan manfaatnya oleh rakyat atau tidak. Pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini mungkin sederhana, tetapi ketika dilakukan secara konsisten dan langsung menyentuh warga, di situlah nilai perjuangannya,” ujar Fokki.

Ia juga menilai momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk kembali mengingat bahwa tujuan kemerdekaan adalah mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Semangat 17 Agustus jangan berhenti pada lomba dan seremoni. Kegembiraan warga memang penting, tetapi harus dilengkapi dengan kepedulian sosial. Rakyat sehat, rakyat berdaya, dan rakyat mendapatkan pelayanan yang baik adalah bagian dari makna kemerdekaan,” katanya.

Sementara itu, antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Sekitar 50 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di balai RT setempat. Kegiatan berlangsung dalam suasana guyub, sekaligus menyatu dengan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan yang sedang berlangsung di Kampung Bumijo.

Arus Bawah PDI Perjuangan Yogyakarta memastikan kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari gerakan berbasis masyarakat, dengan menjadikan kampung sebagai ruang utama untuk membangun solidaritas, kepedulian dan keberpihakan terhadap rakyat.

“Mengabdi kepada rakyat tidak harus menunggu jabatan. Datang ke kampung, mendengar rakyat dan melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi rakyat adalah bagian dari perjuangan.”

News Feed