Nama Irman Gusman dikenal luas sebagai politikus papan atas asal Sumatera Barat, namun jati dirinya yang paling dasar adalah seorang pengusaha yang tangguh. Putra asli Padang Panjang kelahiran 11 Februari 1962 ini memulai “pembuktian” dirinya bukan di panggung politik, melainkan di sebuah gudang kayu yang sedang terpuruk.
Membangun Kembali Bisnis dari Titik Nol
Sekembalinya dari Amerika Serikat dengan gelar MBA di usia 26 tahun, Irman dihadapkan pada kenyataan pahit: bisnis keluarga—CV Khage Bersaudara—sedang dalam keadaan mati suri dan terbelit utang besar sekitar Rp800 juta (setara US$ 500.000 pada kurs tahun 1988). Dengan insting bisnis yang tajam, Irman melakukan langkah besar untuk membangun kembali usaha tersebut:
Modernisasi Pabrik: Ia mengubah industri tradisional menjadi pabrik kayu modern (integrated woodworking) dengan menggunakan mesin-mesin dari Jerman.
Inovasi Produk: Di tengah larangan ekspor kayu gelondongan, ia berhasil mengubah arah perusahaan menjadi produsen furnitur dan kayu lapis berkualitas yang sukses menembus pasar.
Hasil Nyata: Berkat kepiawaiannya mengelola manajemen, Irman berhasil melunasi utang perusahaan dan menjadikan bisnis tersebut sangat menguntungkan (profitable).
Menjadi Arsitek Sistem Politik “Dua Kamar”
Karier politik Irman bermula pasca-Reformasi sebagai anggota MPR Fraksi Urusan Daerah. Ia adalah salah satu pemikir besar di balik sistem ketatanegaraan Indonesia saat ini. Irman merupakan salah satu penggagas lahirnya Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dengan tujuan mempercepat pembangunan daerah agar tidak tertinggal dari pusat.
Puncak Karier dan Rekor “Senator 400 Miliar”
Konsistensinya membawa Irman mencapai puncak sebagai Ketua DPD RI selama dua periode (2009–2016). Meskipun sempat diterjang badai hukum yang kontroversial, ia berhasil membuktikan hak-haknya secara legal melalui proses Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung.
Kisah kembalinya Irman ke panggung politik pada 2024 pun sangat legendaris. Ia berhasil memenangkan gugatan di Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di seluruh Sumatera Barat—sebuah peristiwa pertama dalam sejarah politik Indonesia yang membuatnya dijuluki sebagai “Senator Rp400 Miliar”. Kini, Irman Gusman kembali duduk di Senayan sebagai Anggota DPD RI periode 2024–2029.
Sumber: Wikipedia Bahasa Indonesia: Irman Gusman.










