Pertemuan Prabowo dan Trump Dipertanyakan, BaraNusa: Jangan Korbankan Freeport

Nasional6 views

Teks gambar: templete gambar yang menyebar viral di sejumlah media sosial, (foto: istimewa)

JAKARTA – Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dinilai tidak sesederhana kerja sama ekonomi biasa. Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) mencium adanya kepentingan strategis yang lebih besar di balik agenda bilateral tersebut.

Ketua Umum BaraNusa, Adi Kurniawan, mempertanyakan arah dan substansi pertemuan dua kepala negara itu. Menurutnya, publik berhak mengetahui secara terbuka apa saja yang menjadi pokok pembahasan, terutama jika menyangkut kepentingan sumber daya alam nasional.

“Jangan sampai pertemuan ini berujung pada keputusan strategis yang merugikan kepentingan bangsa. Isu perpanjangan kontrak PT Freeport hingga 20 tahun ke depan harus dijelaskan secara transparan,” tegas Adi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/2).

Adi menilai, jika benar ada pembahasan mengenai kelanjutan kontrak perusahaan tambang raksasa tersebut, maka pemerintah wajib membuka seluruh detailnya kepada rakyat. Sebab, persoalan pengelolaan tambang bukan sekadar bisnis, melainkan menyangkut kedaulatan ekonomi nasional.

“Freeport bukan hanya soal investasi, tetapi soal kedaulatan. Jangan sampai Indonesia terlihat lemah di hadapan Amerika Serikat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar hubungan Indonesia dan Amerika Serikat dibangun atas prinsip kesetaraan, bukan tekanan geopolitik. Pemerintah, kata dia, harus memastikan bahwa setiap kesepakatan yang lahir benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

BaraNusa menegaskan akan terus mengawal setiap kebijakan strategis yang berpotensi memengaruhi pengelolaan sumber daya alam nasional. Transparansi dan akuntabilitas, menurut Adi, menjadi kunci agar tidak muncul kecurigaan publik terhadap arah kebijakan pemerintah.

“Indonesia negara berdaulat. Kepemimpinan nasional harus berdiri tegak, bukan tunduk pada tekanan global,” pungkasnya.

Laporan : Barto.S

Editor : Endyi.S

News Feed