PGI Hibahkan 181 Buku Kristen ke Perpustakaan Masjid Istiqlal, Perkuat Literasi dan Dialog Lintas Iman

Nasional122 views

Kesbangnews.com – Dalam semangat memperkuat kerukunan antarumat beragama dan memperluas ruang literasi lintas iman, Patriot Garda Indonesia (PGI) secara resmi menyerahkan hibah sebanyak 181 eksemplar buku keagamaan Kristen kepada Perpustakaan Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (22/6/2026).

 

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya dialog, keterbukaan, serta memperkaya khazanah pengetahuan keagamaan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk. Bantuan literasi ini diterima langsung oleh Dr. H. Gugun Gumilar, Ph.D., Staf Khusus Menteri Agama RI, mewakili pihak pengelola Perpustakaan Masjid Istiqlal.

 

Serah terima hibah dilakukan secara simbolis oleh Dr. Ir. Mulianto, M.H., M.Th. selaku Ketua Umum Patriot Garda Indonesia, didampingi *Dr. Kolonel Pur. Pdt. Robert Haposan Pandiangan, M.Th. selaku Sekretaris Jenderal PGI, Leo Frans Pinem, M.Th., M.Pd. selaku Ketua DPD PGI Jawa Barat, serta Pdt. Edward Siregar, M.Fil. selaku Sekjen DPD PGI Jawa Barat

 

Koleksi buku yang diberikan mencakup berbagai tema, mulai dari literatur teologi, sejarah gereja, kajian keagamaan, kesehatan, hingga buku-buku yang membahas dialog dan hubungan antarumat beragama. Kehadiran koleksi tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran objektif bagi masyarakat, akademisi, peneliti, maupun pengunjung Perpustakaan Masjid Istiqlal.

 

Ketua Umum PGI, Dr. Ir. Mulianto, M.H., M.Th. menyampaikan bahwa hibah buku tersebut bukan hanya bentuk kerja sama literasi, tetapi juga menjadi simbol penguatan persaudaraan kebangsaan.

 

*”Kami bersyukur atas keterbukaan Masjid Istiqlal menerima hibah buku ini. Ini bukan sekadar penyerahan koleksi literasi, tetapi menjadi jembatan dialog agar masyarakat dapat saling mengenal, memahami, dan menghormati keberagaman bangsa Indonesia,”* ujar Mulianto.

 

Sementara itu, Dr. H. Gugun Gumilar, Ph.D. menyampaikan apresiasi atas inisiatif Patriot Garda Indonesia. Ia menegaskan bahwa Perpustakaan Masjid Istiqlal terbuka sebagai ruang belajar bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.

 

*”Perpustakaan Istiqlal adalah ruang peradaban, pusat pembelajaran dan riset keagamaan yang inklusif. Kehadiran literatur Kristen ini akan memperkaya wawasan serta mendukung penguatan moderasi beragama di Indonesia,”* ungkap Gugun.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi serah terima resmi, penempatan buku secara simbolis pada rak referensi lintas agama, serta foto bersama antara jajaran Patriot Garda Indonesia dan pihak Perpustakaan Masjid Istiqlal.

 

Melalui kegiatan ini, Patriot Garda Indonesia dan Perpustakaan Masjid Istiqlal menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan ruang dialog, edukasi, dan literasi yang memperkuat nilai toleransi serta persatuan bangsa.

News Feed