PROUI Apresiasi Penyempurnaan Tata Kelola MBG: Fondasi Menuju Generasi Emas Indonesia

Nasional23 views

Oleh: Dr. Kun Nurachadijat, S.E., M.B.A.

Jakarta, KESBANG||NEWS — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu lompatan kebijakan paling strategis dalam sejarah pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Program ini bukan sekadar kebijakan sosial, melainkan investasi jangka panjang yang mencerminkan kehadiran negara dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Perkumpulan Profesional Universitas Indonesia (PROUI) memandang bahwa visi besar yang diusung pemerintah melalui Program MBG merupakan langkah visioner yang layak memperoleh dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa.

Program ini diyakini menjadi instrumen penting dalam menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi anak, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan manusia Indonesia secara berkelanjutan.

PROUI juga memberikan apresiasi yang tinggi atas komitmen pemerintah yang terus melakukan penyempurnaan tata kelola Program MBG. Langkah progresif berupa pelibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam aspek pengawasan, evaluasi terhadap postur anggaran agar lebih efisien dan realistis, serta penguatan sistem digitalisasi data penerima manfaat merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membangun program yang bersih, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Menurut PROUI, keberanian pemerintah untuk terus melakukan evaluasi sejak tahap implementasi menunjukkan kepemimpinan yang adaptif, terbuka terhadap masukan publik, dan berorientasi pada hasil.

Penyempurnaan tata kelola sejak dini merupakan fondasi penting agar Program MBG tidak hanya berhasil dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menjadi kebijakan berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.

Dalam semangat kolaborasi nasional, PROUI menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung keberhasilan implementasi Program MBG.

Kalangan profesional siap memberikan kontribusi melalui kajian, pendampingan, serta penguatan tata kelola agar pelaksanaan program di berbagai daerah berjalan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Lebih dari itu, PROUI meyakini bahwa Program MBG memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan apabila rantai pasoknya dibangun secara inklusif. Keterlibatan petani, peternak, nelayan, koperasi, serta pelaku UMKM lokal akan menjadikan program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional, membuka lapangan kerja, dan mendorong pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah.

Dengan komitmen pemerintah yang terus memperbaiki tata kelola, disertai dukungan aktif dari kalangan profesional, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, PROUI optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan menjadi salah satu tonggak keberhasilan pembangunan nasional sekaligus warisan kebijakan yang mampu melahirkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing global.

Pemimpin Redaksi Media : Endi.

News Feed