Foto: Tampak Karangan bunga turut berdukacita dari Presiden Prabowo Subianto di Rumah kediaman Keluarga Arjoso, Menteng, Jakarta pusat, (ist)
Jakarta, KESBANG||NEWS– Suasana duka yang mendalam menyelimuti kediaman keluarga besar almarhum Amin Arjoso di Jalan Amir Hamzah, Menteng, Jakarta Pusat, menyusul wafatnya Dr. Sumarjati Arjoso, S.K.M., Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.
Sejak pagi hingga malam hari, rumah duka dipadati para pelayat yang datang silih berganti untuk memberikan penghormatan terakhir. Di sepanjang kawasan sekitar kediaman, tampak ratusan karangan bunga belasungkawa dari berbagai kalangan memenuhi lokasi sebagai ungkapan rasa kehilangan dan penghormatan kepada almarhumah.
Ucapan belasungkawa datang dari para tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, pejabat pemerintahan, menteri, anggota legislatif, kepala daerah, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, sahabat, serta kerabat keluarga.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah dua karangan bunga belasungkawa yang dikirimkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto. Karangan bunga tersebut masing-masing dikirim atas nama Presiden Republik Indonesia dan atas nama Ketua Umum DPP Partai Gerindra, sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhumah.
Deretan karangan bunga yang memenuhi kawasan rumah duka mencerminkan besarnya penghormatan serta rasa kehilangan dari berbagai elemen bangsa terhadap sosok almarhumah dan keluarga besar Arjoso yang selama ini dikenal memiliki kontribusi dalam kehidupan kebangsaan.
Atas berpulangnya almarhumah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Adat Indonesia (MAI), YM. Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso, mewakili keluarga besar Majelis Adat Indonesia turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama keluarga besar Majelis Adat Indonesia, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhumah Dr. Sumarjati Arjoso, S.K.M. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada Bapak Azis Arjoso beserta seluruh keluarga besar, semoga Allah SWT menganugerahkan ketabahan, kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin’,” ujar Dato’ M. Rafik Datuk Rajo Kuaso forum komunikasi MAI, Sabtu, (26/6/2026).
Ucapan belasungkawa juga mengalir dari para Raja, Sultan, dan para tokoh Pemangku Adat, lainnya yang tergabung dalam Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia. Mereka mendoakan agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan lahir maupun batin.

Almarhumah dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi dalam kehidupan sosial, kemasyarakatan, dan kebangsaan. Kehadiran ratusan karangan bunga dari berbagai unsur bangsa menjadi simbol penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian beliau.
Prosesi pemakaman berlangsung dengan khidmat dan dihadiri keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, serta para pelayat yang datang memberikan penghormatan terakhir. Setelah disemayamkan di Jakarta, almarhumah tutup usia 80 tahun dimakamkan di Al Azhar Memorial Garden, Karawang Timur, Jawa Barat, sabtu 26 Juni 2026.
Almarhumah merupakan istri dari almarhum Amin Arjoso, tokoh nasional yang dikenal melalui pemikiran dan perjuangannya dalam menegakkan nilai-nilai konstitusi. Putra beliau, Azis Arjoso, juga dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri Yayasan Keluarga Besar Pejuang 45 (YKBP45) serta turut andil sebagai pengurus pusat di Majelis Adat Indonesia (MAI).
Keluarga besar Majelis Adat Indonesia mendoakan agar seluruh amal kebajikan almarhumah diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta menjadi inspirasi dan teladan bagi generasi penerus dalam mengabdikan diri kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
Laporan Media: Bar.S













