SIKAP TEGAS PB IKA BEM NUSANTARA: KECAM SERANGAN PERSONAL DEDDY SITORUS TERHADAP BAHLIL LAHADALIA DAN DESAK SETOP POLITISASI HUKUM

Daerah7 views

Kesbangnews.com – Jakarta, 15 Juli 2026 – Menyikapi pernyataan tendensius dan serangan personal yang disampaikan oleh politisi PDI Perjuangan sekaligus Anggota DPR RI, Deddy Yevri Sitorus, terhadap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait isu komoditas batu bara, Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (PB IKA BEM Nusantara) dengan ini melalui Hadi Rusmanto (Koordinator Divisi Energi dan Sumber Daya Mineral PB IKA BEM Nusantara) menyatakan berikut:

 

1. Deddy Sitorus Anggota DPR RI Harusnya Lebih Bijak dan Jaga Soliditas Bangsa

Sebagai seorang Anggota DPR RI yang merupakan representasi luhur dari rakyat, Deddy Sitorus seharusnya bertindak sebagai tokoh bangsa yang bijak, mengedepankan etika komunikasi yang matang, serta fokus menjaga soliditas antarlebaga negara demi kepentingan nasional. Sangat tidak elok jika seorang legislator yang memiliki fungsi pengawasan justru mereduksi marwahnya sendiri dengan melontarkan pernyataan spekulatif, tuduhan tanpa dasar hukum, dan narasi yang memicu polarisasi publik serta kegaduhan politik yang tidak produktif.

 

2. Kordiv ESDM PB IKA BEM Nusantara: Tudingan Deddy Sitorus Salah Alamat dan Cacat Linimasa

Koordinator Divisi Energi dan Sumber Daya Mineral (Kordiv. ESDM) PB IKA BEM Nusantara, Hadi Rusmanto, menegaskan bahwa serangan yang dilemparkan kepada Menteri ESDM sangat tidak berdasar dan bermuatan politis.

 

“Persoalan hukum terkait distribusi batu bara yang ramai diwacanakan publik belakangan ini merupakan rentetan peristiwa yang terjadi pada tahun 2018. Sementara itu, Pak Bahlil Lahadalia baru mengemban amanah sebagai Menteri ESDM pada pertengahan 2024. Menyeret kebijakan menteri hari ini untuk memikul karut-marut tata kelola masa lalu adalah bentuk penyesatan informasi (anakronisme) yang sengaja dikonstruksikan untuk membunuh karakter pejabat negara,” ujar Hadi Rusmanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

 

3. Mengecam Narasi Tanpa Dasar Hukum dan Mengabaikan Asas Praduga Tak Bersalah

Kami menilai desakan Deddy Sitorus kepada aparat penegak hukum untuk memeriksa Bahlil Lahadalia hanya bersandar pada asumsi sepihak (“menurut yang saya dengar”) tanpa didukung bukti otentik. Sebagai wadah berhimpunnya mantan aktivis dan insan akademis, kami mengingatkan bahwa penegakan hukum wajib berdiri di atas fakta hukum yang objektif dan menghormati asas presumption of innocence, bukan digerakkan oleh opini atau pesanan politik praktis.

 

4. Mengutuk Keras Julukan Rendahan dan Degradasi Etika Berpolitik

Kami sangat menyayangkan pernyataan Deddy Sitorus yang menggunakan julukan bernada merendahkan seperti “si bolu ketan” kepada Bahlil Lahadalia. Penggunaan diksi bermuatan body shaming dan serangan personal (argumentum ad hominem) ini sangat tidak etis, tidak mendidik, serta mencederai nilai-nilai kesopanan dalam ruang publik yang semestinya diisi oleh adu gagasan yang sehat.

 

5. Mengajak Kaum Muda Menolak ‘Weaponization’ Hukum Sektor Energi

PB IKA BEM Nusantara berkomitmen penuh mengawal pemberantasan korupsi di sektor energi oleh Kortastipidkor Polri maupun Kejaksaan Agung secara transparan. Namun, kami menolak keras jika institusi hukum dijadikan alat gebuk politik (political weaponization) oleh pihak tertentu demi kepentingan kontestasi politik sesaat. Sektor strategis seperti ESDM harus dijaga stabilitasnya demi kelangsungan ekonomi nasional.

 

6. Desakan Meminta Maaf Secara Terbuka

Kami mendesak Deddy Sitorus untuk segera mengklarifikasi pernyataannya, menarik ucapan yang tidak berdasar tersebut, dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik serta kepada Bapak Bahlil Lahadalia guna menyudahi kegaduhan nasional yang tidak produktif ini.

 

Demikian pernyataan ini kami sampaikan demi tegaknya keadilan, etika berbangsa, dan supremasi hukum yang bersih dari intrik politik

Jakarta, 15 Juli 2026

Hadi Rusmanto,S.E (Koordinator Divisi Energi dan Sumber Daya Mineral PB IKA BEM Nusantara)

News Feed