Staf Khusus Menteri Agama RI Dr. H. Gugun Gumilar: Kerukunan Umat Beragama adalah Fondasi Kekuatan Indonesia

Nasional17 views

Kesbangnews.com – Semangat memperkuat kerukunan umat beragama kembali diteguhkan melalui kegiatan silaturahmi dan dialog lintas agama yang diselenggarakan di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kegiatan ini menjadi ruang bersama bagi para tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, dan berbagai elemen bangsa untuk mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Sulawesi Utara selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang mampu menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya. Keharmonisan tersebut menjadi contoh nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk membangun bangsa yang damai dan maju.

 

Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mewujudkan Indonesia yang kuat dan berdaya saing.

 

> “Kerukunan umat beragama bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tokoh agama, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Ketika masyarakat mampu membangun rasa saling menghormati, saling memahami, dan saling menjaga, maka Indonesia akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan kebangsaan,” ujar Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Ph.D.

 

Menurutnya, moderasi beragama harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap menghormati perbedaan, mengedepankan dialog, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan.

 

> “Keberagaman adalah anugerah yang harus dirawat. Indonesia dibangun di atas semangat persatuan dalam keberagaman. Karena itu, toleransi harus terus dipelihara agar menjadi budaya yang mengakar di tengah masyarakat,” tambahnya.

 

Ia juga mengapresiasi masyarakat Sulawesi Utara yang dinilai mampu menjaga harmoni sosial sehingga menjadi contoh praktik baik dalam membangun kehidupan yang damai di tengah kemajemukan.

 

Kegiatan silaturahmi dan dialog tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarumat beragama, meningkatkan rasa saling percaya, serta mendorong kolaborasi dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkokoh persatuan bangsa.

 

Melalui semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong, Indonesia diyakini akan terus menjadi bangsa yang damai, harmonis, dan mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan menuju Indonesia yang maju.

 

“Merawat kerukunan adalah merawat Indonesia. Dari keberagaman tumbuh persaudaraan, dari persaudaraan lahir kekuatan bangsa.”

News Feed