Syifa diketahui bergabung sebagai tentara Army National Guard (Garda Nasional) Amerika Serikat.

Umum113 views

 

Safitri, ibu Syifa menjelaskan, putrinya saat ini menjalani proses training sebagai militer AS yang akan selesai pada Januari 2026.

National Guard merupakan komponen cadangan militer Amerika Serikat yang direktut oleh masing-masing negara bagian.

Tetapi, National Guard juga dapat dikerahkan dalam level nasional apabila dibutuhkan.

Meski berstatus WNI, Syifa bisa mendaftar karena ia dan keluarganya adalah pemegang Green Card (Permanent Resident) yang telah menetap di Maryland, AS, sejak pertengahan 2023.

Syarat utama menjadi tentara AS memang tidak harus warga negara, namun minimal harus memiliki izin tinggal tetap (Permanent Resident).
Dikutip dari Tribun Sumsel, berdasarkan laman nasional guard, gaji tentara AS diatur berdasarkan sistem kepangkatan dan masa kerja.

Untuk tingkat pemula seperti Syifa yang baru bergabung sebagai prajurit Enlisted (E), gaji yang diberikan mencakup seluruh waktu yang dihabiskan dalam pelatihan.

Umumnya, pemula akan menjalani latihan rutin (drill) sekitar dua hari sebulan terlebih dahulu.

Kemudian, ditambah dua minggu Pelatihan Tahunan (Annual Training) setiap tahunnya.

Berdasarkan data terbaru per 20 Januari 2026, rata-rata gaji tahunan seorang anggota Garda Nasional di Amerika Serikat mencapai $35.072 (sekitar Rp605 juta dengan kurs asumsi).

Jika dibedah lebih dalam, pendapatan ini setara dengan:

$2.922 (Rp49,5 juta) per bulan.
$674 (Rp11,4 juta) per minggu.
$16,86 (Rp285 ribu) per jam.

Bagi prajurit seperti Syifa, angka ini merupakan pendapatan dasar yang masih bisa berkembang pesat seiring dengan kenaikan pangkat, tingkat pendidikan, dan masa bakti.

Meski mayoritas berada di angka $30.000 hingga $38.500, prajurit dengan kualifikasi tinggi (persentil ke-90) bisa membawa pulang hingga $45.000 per tahun.

Selain gaji pokok, menjadi anggota Garda Nasional menawarkan berbagai keuntungan finansial yang signifikan:

Tunjangan Perumahan: Bagi mereka yang memiliki tanggungan (keluarga), tersedia tunjangan tempat tinggal tambahan.
Keuntungan Pajak:
Pajak penghasilan hanya dikenakan pada gaji pokok.
Bonus atau pendapatan tambahan saat bertugas di luar negeri seringkali bebas pajak (tax-exempt).
Status Tugas Aktif: Setiap kali dikerahkan untuk pelatihan tahunan atau misi khusus, prajurit dibayar penuh dengan standar Active Duty.

Safitri beserta suami dan dua anak perempuannya pindah ke Amerika Serikat setelah mendapat visa Green Card, yaitu izin tinggal tetap di AS yang memungkinkan warga negara asing tinggal dan bekerja secara legal di AS dalam jangka panjang.

Saat ini Safitri dan keluarga tinggal di Kensington, negara bagian Maryland, daerah pinggiran Kota Washington DC.

Sumber tribun
#syifa #tentaraAmerika #wni #imigran #tentaraindonesia #TNIAD

News Feed