TEUKU HUSAINI, PUTRA ACEH YANG PEDULI TERHADAP ADAT MINANGKABAU

Budaya154 views

 

TEUKU HUSAINI dikenal sebagai putra Aceh yang memiliki kepedulian mendalam terhadap adat dan budaya Minangkabau. Sebagai putra Serambi Mekkah yang beristrikan perempuan Minang, kedekatan emosional dan kulturalnya terhadap adat Minangkabau tumbuh secara alami, berlandaskan penghormatan pada nilai-nilai luhur yang hidup di tengah masyarakat.
Bagi Teuku Husaini, adat bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan akar jati diri bangsa yang harus dijaga lintas suku dan daerah. Ia memandang adat sebagai pedoman hidup yang tetap relevan dalam menegakkan keadilan, etika, dan persatuan sosial.
Dalam berbagai kesempatan, ia menunjukkan perhatian serius terhadap keberlangsungan adat Minangkabau, mulai dari peran ninik mamak, pucuak adat, hingga fungsi lembaga adat dalam menjaga marwah nagari. Ia meyakini filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah sebagai kekayaan intelektual dan spiritual yang patut dihormati oleh siapa pun, tanpa memandang asal-usul daerah.
Kepeduliannya juga tercermin dalam sikap kritis terhadap kebijakan pembangunan yang dinilai mengabaikan adat dan kearifan lokal. Menurutnya, pembangunan yang menyingkirkan adat berpotensi melahirkan konflik dan ketimpangan sosial. Karena itu, ia mendorong dialog terbuka antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat agar adat tidak berhenti sebagai simbol, melainkan hadir nyata dalam proses pengambilan keputusan.
Bagi Teuku Husaini, mencintai adat Minangkabau adalah wujud kecintaan pada Indonesia—bangsa yang majemuk, berakar kuat pada nilai-nilai lokal, namun tetap satu dalam persatuan.

News Feed