VASKO RUSEIMY DAN EVI YANDRI RAJO BUDIMAN SERAHKAN HUNTARA MANDIRI KE PEMKO PADANG*

Daerah25 views

 

Editor: TEUKU HUSAIN

Padang — Sebuah tonggak penting bagi pemulihan pascabanjir di Kota Padang ditandai dengan penyerahan hunian sementara (huntara) mandiri sebanyak 100 unit kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Kamis (5/2). Penyerahan ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap warga terdampak banjir bandang di wilayah Pauh, khususnya di Kepalo Koto.
Huntara mandiri tersebut dibangun di atas lahan milik Pak Choa dari suku Jambak dengan status penggunaan tanpa batas waktu. Pembangunan dimulai pada 15 Desember dan rampung dalam waktu sekitar 45 hari, yaitu pada 31 Januari 2026. Dengan selesainya pembangunan ini, 100 kepala keluarga dengan lebih dari 400 warga yang sebelumnya tinggal di fasilitas sementara seperti rumah ibadah, sekolah, atau numpang di rumah kerabat kini memiliki tempat tinggal yang lebih layak.
Menurut penjelasan Evi Yandri, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana pembangunan huntara, proses pembangunan berjalan lancar berkat kolaborasi berbagai pihak dan dukungan masyarakat sekitar. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan hunian baru bagi warga, tetapi juga merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan dalam mengatasi dampak bencana.
Dalam seremoni penyerahan, Pemprov Sumatera Barat memberikan sebanyak 16 sertifikat penghargaan kepada organisasi, komunitas, dan individu yang berperan penting dalam proses pembangunan huntara. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu mempercepat proses rehabilitasi pascabanjir.
Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyampaikan bahwa perhatian terhadap pemulihan pascabanjir merupakan prioritas utama pemerintah. Keberadaan huntara mandiri diharapkan menjadi solusi sementara bagi para pengungsi agar dapat tinggal dengan layak sambil menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi jangka panjang berlangsung. Penyerahan huntara ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan warga kembali memiliki rasa aman dan nyaman di tengah proses pemulihan pascabanjir yang masih berjalan.
Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan huntara untuk penyintas bencana di wilayah Sumatera dapat tuntas sebelum bulan Ramadhan 1447 H, sebagai bagian dari strategi nasional pemulihan pascabanjir dan longsor. Target ini sejalan dengan upaya daerah untuk menghadirkan hunian sementara yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak.
Warga setempat menyambut baik kehadiran huntara tersebut. Banyak keluarga mengaku merasa terbantu karena kini mereka tidak lagi harus berbagi tempat dengan warga lainnya atau bergantung pada fasilitas darurat yang kurang kondusif. Huntara ini memberikan mereka kesempatan untuk mulai menata kembali kehidupan keluarga masing-masing setelah bencana melanda.
Ke depannya, Pemko Padang akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran distribusi bantuan dan fasilitas pendukung di area huntara, termasuk akses sanitasi, listrik, serta pendidikan bagi anak-anak. Hal ini menjadi salah satu langkah lanjutan dalam proses rehabilitasi yang lebih komprehensif.
Penyerahan huntara mandiri ini menjadi momentum penting dalam upaya pemulihan pascabanjir di Kota Padang. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, tokoh masyarakat, dan pihak lainnya menunjukkan bahwa respons terhadap dampak bencana dapat berjalan efektif ketika dilakukan dengan keterlibatan semua elemen.(Sinyalgonews.com

News Feed