Viral! Menko Polkam Djamari Chaniago “Ngamuk” Ditawari Gelar Datuk, Alasannya Bikin Semua Orang Terdiam

Umum78 views

 

 

Dunia maya tengah dihebohkan oleh pengakuan berani Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. Dalam sebuah cuplikan video yang viral, mantan Kasum TNI ini secara blak-blakan menceritakan momen saat dirinya menolak mentah-mentah tawaran gelar kehormatan Datuk dari pemangku adat Sumatera Barat.

 

Bukan sekadar penolakan biasa, argumen yang dilontarkan sang Jenderal dinilai sangat menohok dan menjadi tamparan keras bagi praktik pemberian gelar adat kepada pejabat negara.

 

“Kenapa Baru Sekarang Kenal Saya?”

Kejadian bermula sesaat setelah Djamari dilantik menjadi menteri. Ia didatangi oleh sejumlah tokoh adat yang bermaksud menyematkan gelar Datuk kepadanya. Namun, Djamari justru melayangkan sindiran tajam yang membuat suasana seketika kaku.

 

“Saya orang Minang dari dulu. Saya pasang nama Chaniago itu sejak masih Taruna. Kenapa baru sekarang orang Minang kenal saya?” ujar Djamari di hadapan peserta kegiatan Sespim Polri, Senin (9/3/2026).

 

Pernyataan ini menyentil fenomena “instan” di mana pengakuan terhadap putra daerah seringkali baru muncul saat seseorang telah memiliki jabatan atau kekuasaan.

 

[Image: Menko Polkam Djamari Chaniago saat memberikan arahan tegas]

 

Kritik Pedas: Jangan Rendahkan Marwah Adat

Hal yang paling membuat audiens “terdiam” adalah saat Djamari menyinggung kasus salah sasaran dalam pemberian gelar adat di masa lalu. Ia mengingatkan sang pemuka adat tentang seorang oknum Jenderal yang pernah diberi gelar Datuk namun kemudian terlibat kasus narkoba.

 

“Kamu melantik seorang Jenderal jadi Datuk, dan dia adalah biang keroknya narkoba. Jadi kamu akan persamakan saya dengan narkoba itu?” tanya Djamari dengan nada tinggi.

 

Bagi Djamari, gelar Datuk adalah amanah sakral yang mencerminkan martabat kaum. Ia mempertanyakan apa manfaat nyata dari gelar tersebut jika hanya dijadikan sebagai aksesoris jabatan tanpa melihat rekam jejak yang bersih.

 

Kritik Menohok: “Gimana ceritanya Anda bisa melantik seseorang tanpa tahu latar belakangnya? Bukankah Anda sendiri yang menghancurkan adat itu?”

 

Integritas di Atas Seremonial

Aksi Djamari Chaniago ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang memuji konsistensi sang Jenderal dalam menjaga nama baik sukunya tanpa perlu validasi berupa gelar seremonial.

 

Penolakan ini menjadi pesan kuat bagi seluruh lembaga adat di Indonesia agar tetap independen dan tidak terjebak dalam arus politik praktis dengan membagi-bagikan gelar kepada pejabat yang tengah naik daun. Bagi Djamari, menjadi seorang “Chaniago” sejati adalah tentang bagaimana ia berbuat untuk bangsa, bukan tentang berapa banyak gelar yang menempel di depan namanya.

 

Sumber: Kompas

 

#DjamariChaniago #MenkoPolkam #BeritaViral #AdatMinang #TokohMinang #Datuk #Integritas #SumateraBarat #InfoNasional #JenderalTNI

News Feed