WAMENKOP AJAK KOPDES MERAH PUTIH

Ekonomi89 views

 

PADANG — Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong seluruh koperasi desa/kelurahan (kopdes/kel) merah putih untuk memanfaatkan fasilitas pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Hal ini disampaikan Farida saat mengunjungi Kopdes Merah Putih Mangga Dua, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (30/1/2026).
Menurut Farida, akses pendanaan LPDB sangat strategis untuk mendukung pengembangan usaha produktif koperasi, khususnya sektor pertanian. Ia menekankan setiap koperasi yang ingin mengajukan permohonan harus terlebih dahulu terdaftar pada Sistem Informasi Kopdes Merah Putih (Simkopdes).
“Koperasi yang terdaftar dapat mengajukan pinjaman untuk pengembangan usaha, seperti pembelian alat penggilingan padi dan sarana produksi lainnya. Ini akan meningkatkan nilai tambah komoditas hasil pertanian dan memberdayakan warga,” ujar Farida.
Pembangunan gerai Kopdes Merah Putih Mangga Dua saat ini mencapai 98 persen di atas lahan seluas 20×30 meter. Pembangunan ditargetkan rampung pada pekan kedua Februari 2026. Salah satu produk prioritas yang dikembangkan adalah komoditas pertanian, termasuk padi. Farida mendorong koperasi desa untuk mengelola hasil pertanian secara mandiri agar memberi manfaat ekonomi yang lebih luas.
Pemerintah menargetkan tahap pertama operasionalisasi 27 ribu kopdes merah putih pada April 2026, dengan rencana ekspansi bertahap hingga mencapai 80 ribu koperasi pada akhir tahun. Setiap koperasi akan dilengkapi tujuh fasilitas utama, yakni kantor koperasi, gerai sembako, unit simpan pinjam, klinik desa, apotek desa, gudang berpendingin (cold storage), dan sarana logistik.
Inisiatif ini diharapkan menjadi simpul ekonomi desa yang modern dan mandiri. Dengan dukungan pendanaan LPDB, koperasi desa diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, dan mengoptimalkan potensi lokal. Farida juga menekankan pentingnya digitalisasi dan pendampingan pengurus koperasi agar operasional Kopdes Merah Putih berjalan profesional dan efisien.
Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi pedesaan melalui koperasi. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga desa, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan langkah strategis ini, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi model bagi koperasi desa lain di seluruh Indonesia, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mandiri, modern, dan produktif.

Editor: TEUKU HUSAINI
Sinyalgonews.com

News Feed