Bamsoet: Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri Indonesia (PERIKHSA) Akan Gelar Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 di Yogyakarta*

Daerah289 views

 

YOGYAKARTA.KESBANGNEWS.COM- Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri Indonesia (PERIKHSA), Bambang Soesatyo, menuturkan PERIKHSA akan kembali menggelar ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 pada tanggal 17–19 Juli 2026 di Yogyakarta. Agenda tahunan ini akan diikuti oleh berbagai peserta antara lain anggota PERIKHSA, aparat penegak hukum, instansi pemerintah, dan masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap peningkatan kemampuan bela diri dan keterampilan menembak.

“Ajang Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 kami siapkan sebagai ruang pembinaan sekaligus kompetisi yang sehat. Ini bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari upaya membangun budaya disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam penggunaan senjata api bela diri,” ujar Bamsoet didampingi beberapa Pengurus Pusat PERIKHSA usai bertemu Ketua PERIKHSA Daerah Istimewa Yogyakarta Kanjeng Pangeran Haryo Purbodiningrat beserta pengurus lainnya di Yogyakarta, Selasa (14/4/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini memaparkan, Asah Keterampilan PERIKHSA 2026 akan mempertandingkan beberapa kategori. Mulai dari IKHSA Peluru Karet, IKHSA Peluru Tajam, IKHSA Optic Pistol, IKHSA Optic PCC, hingga IKHSA revolver. Bahkan, panitia juga membuka kategori khusus perempuan sebagai bentuk dorongan terhadap partisipasi yang lebih luas. Data menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir, jumlah peminat perempuan dalam olahraga menembak meningkat lebih dari 20 persen, seiring dengan berkembangnya klub-klub menembak di berbagai daerah.

“Peningkatan jumlah peserta perempuan menjadi sinyal positif bahwa olahraga menembak semakin inklusif. Ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter melalui olahraga bisa menjangkau semua kalangan tanpa terkecuali,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menjelaskan, Asah Keterampilan PERIKHSA memiliki relevansi kuat dengan semangat bela negara di tengah dinamika keamanan global yang semakin kompleks. Tantangan keamanan modern, termasuk kejahatan transnasional dan ancaman non-konvensional, membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya terlatih secara teknis, tetapi juga matang secara mental dan etika.

“Olahraga menembak juga menjadi sarana pembinaan karakter yang kuat. Disiplin tinggi, fokus, serta kemampuan mengendalikan emosi menjadi aspek penting yang dilatih secara konsisten. Nilai-nilai ini sangat relevan untuk memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan zaman,” pungkas Bamsoet. (*)

News Feed