Dato’ M.Rafik Datuk Rajo Kuaso Pimpin Kerapatan Adat Nagari Sulit Air 2026–2030, Perkuat Marwah Adat Minangkabau

Daerah43 views

Foto : Istimewa 

Jakarta, KESBANG||NEWS– Keluarga besar Majelis Adat Indonesia (MAI) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Paduka Yang Mulia Muhammad Rafik, S.SIT., M.M., Datuk Rajo Kuaso Perkasa, Datuak Suku Simabur, atas amanah yang dipercayakan sebagai Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Sulit Air untuk masa bakti 2026–2030.

Ucapan tersebut disampaikan oleh Desrianto melalui Forum Komunikasi Majelis Adat Indonesia (MAI), sebagai bentuk penghormatan dan dukungan atas kepercayaan masyarakat adat kepada sosok yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Adat Indonesia (MAI).

“Selamat menjalankan amanah. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, kebijaksanaan, dan kemudahan dalam memimpin Kerapatan Adat Nagari Sulit Air. Semoga KAN Sulit Air semakin maju, berwibawa, menjadi penjaga marwah adat, serta mampu melahirkan berbagai kemaslahatan bagi anak nagari,” ujar Desrianto.(19/7)

Kepercayaan yang diberikan kepada Dato’ M.Rafik merupakan kelanjutan dari pengabdian beliau terhadap adat Minangkabau. Sebelumnya, pada 30 Juni 2025, beliau resmi dikukuhkan sebagai Datuk Kepala Suku Kaum Simabua Sulit Air, Cumati, Koto Piliang, dalam prosesi adat yang berlangsung khidmat di Rumah Gadang Suku Simabua dan disaksikan para Datuak, Bundo Kanduang, anak kemenakan, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, M. Rafik menegaskan bahwa gelar adat bukanlah simbol kehormatan semata, melainkan amanah besar untuk menjaga, merawat, dan meneruskan nilai-nilai luhur warisan leluhur Minangkabau kepada generasi penerus.

Beliau juga mengingatkan bahwa dalam sejarah Kerajaan Pagaruyung, gelar Datuk Rajo Kuaso merupakan bagian dari jajaran Langgam Nan Tujuah, yang memiliki peran penting dalam tata pemerintahan adat dan menjadi simbol kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, keadilan, serta kebijaksanaan.

Sebagai Ketua Umum Ikatan Pemuda-Pemudi Minang Indonesia (IPPMI), tokoh muda nasional, dan kini Ketua Kerapatan Adat Nagari Sulit Air, M.Rafik diharapkan mampu menghadirkan semangat pembaruan tanpa meninggalkan akar tradisi, sehingga adat tetap relevan menghadapi tantangan zaman.

Di tingkat nasional, peran M. Rafik sebagai Sekretaris Jenderal Majelis Adat Indonesia (MAI) juga memperkuat komitmen organisasi dalam mengangkat marwah lembaga-lembaga adat sebagai mitra strategis negara.

MAI meyakini bahwa raja, sultan, datuk, dan seluruh pemangku adat memiliki posisi penting sebagai penjaga nilai-nilai moral, budaya, persatuan, dan kebangsaan. Dengan kekuatan moral, historis, dan kultural yang dimiliki, para pemimpin adat dapat menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara negara dengan masyarakat adat, sekaligus memperkuat kohesi sosial dan pembangunan nasional.

Berlandaskan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”, MAI terus mendorong agar nilai-nilai adat menjadi sumber etika kebangsaan dan penuntun moral dalam kehidupan bernegara.

Bagi MAI, adat dan negara bukanlah dua hal yang dipertentangkan, melainkan harus berjalan berdampingan dalam harmoni demi mewujudkan Indonesia yang beradab, berdaulat, dan bermartabat.

Dengan amanah baru sebagai Ketua Kerapatan Adat Nagari Sulit Air periode 2026–2030, diharapkan M. Rafik Datuk Rajo Kuaso mampu memperkuat kelembagaan adat, menjaga persatuan anak nagari, melestarikan warisan budaya Minangkabau, serta menjadikan KAN Sulit Air sebagai teladan dalam mengintegrasikan nilai adat dengan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

News Feed